Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Kaltim Kehilangan 114 Juta Ton Batu...
EKONOMI

Kaltim Kehilangan 114 Juta Ton Batu Bara, Kontraktor Tambang Menjerit

By Asep Firdaus 2 min read 31 Agustus 2026
Sektor pertambangan batu bara di Kalimantan Timur terdampak pemangkasan produksi ratusan juta ton

Sektor pertambangan batu bara di Kalimantan Timur terdampak pemangkasan produksi ratusan juta ton

Kebijakan pemangkasan target produksi batu bara nasional pada awal 2026 memberikan pukulan telak bagi perekonomian Kalimantan Timur. Berdasarkan laporan media lokal, penyesuaian kuota tersebut membuat Benua Etam harus rela kehilangan potensi produksi hingga ratusan juta ton.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, menyatakan bahwa penurunan produksi yang harus ditanggung daerahnya mencapai sekitar 114 juta ton. Sebagaimana diwartakan, angka ini merosot tajam jika dibandingkan dengan realisasi produksi pada tahun sebelumnya yang sempat menyentuh angka 438 juta metrik ton.

Lebih lanjut, penurunan aktivitas penambangan ini langsung dirasakan oleh perusahaan kontraktor di lapangan. Menurut keterangan Dinas ESDM Kaltim, para penyedia jasa pengupasan tanah dan alat berat terpaksa melakukan pengurangan tenaga kerja akibat lesunya volume produksi, meskipun karyawan organik perusahaan pemegang izin tambang masih terpantau aman.

Kendati demikian, angin segar mulai berhembus sejak awal Juli 2026 setelah pemerintah pusat membuka ruang relaksasi produksi. Dikutip dari laporan media, kebijakan pelonggaran ini diberikan dengan mempertimbangkan tren harga batu bara dunia yang membaik serta kontribusi royalti perusahaan.

Pemerintah tetap memprioritaskan pasokan batu bara dalam negeri untuk kebutuhan PT PLN demi menjaga ketahanan energi nasional. Di tengah dinamika kebijakan tersebut, ketergantungan ekonomi Kalimantan Timur yang masih bertumpu pada sektor pertambangan kembali menjadi sorotan utama.

Topics
batu bara kaltim dinas esdm kaltim bambang arwanto produksi batu bara rkab 2026 pertambangan ekonomi kalimantan timur
Jurnalis Ekonomi & Bisnis

Asep Firdaus adalah jurnalis yang mengkhususkan diri dalam bidang ekonomi dan bisnis. Ia memiliki pemahaman yang baik tentang dinamika pasar, kebijakan ekonomi, dan perkembangan industri, serta mampu menyajikannya dengan bahasa yang jelas dan mudah dicerna.