Film Korea Selatan secara konsisten berpartisipasi dalam kompetisi Academy Award for Best International Feature Film sejak tahun 1962. Ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences di Amerika Serikat ini, memberikan apresiasi bagi karya film berdurasi panjang dari luar Amerika Serikat dengan dialog utama bukan bahasa Inggris.
Dalam proses seleksinya, kandidat film perwakilan Korea dipilih setiap tahun oleh komite khusus bentukan Korean Film Council. Proses tersebut melibatkan peninjauan ketat sebelum akhirnya dilakukan pemungutan suara melalui surat suara rahasia untuk menentukan lima film nominasi yang akan memperebutkan penghargaan bergengsi tersebut.
Hingga tahun 2025, catatan sejarah menunjukkan Korea Selatan baru meraih satu kemenangan melalui film Parasite karya sutradara Bong Joon-ho pada 2019. Pencapaian ini sangat fenomenal, mengingat Parasite juga menjadi satu-satunya film berbahasa non-Inggris yang sukses memenangkan kategori Academy Award for Best Picture.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerjalanan panjang ini melibatkan banyak sutradara ternama, termasuk Shin Sang-ok yang menggarap tiga film awal Korea Selatan untuk Oscar. Selain itu, Lee Chang-dong tercatat telah memiliki tiga film yang dipilih sebagai representasi Korea, sementara sutradara lainnya seperti Park Chan-wook dan Bong Joon-ho juga memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menembus persaingan internasional.
Daftar Perjalanan Kontribusi Film Korea di Oscar
Pada tahun-tahun terakhir, beberapa film seperti Burning, Decision to Leave, dan No Other Choice berhasil masuk ke dalam daftar pendek finalis Oscar, meskipun belum berhasil menembus tahap nominasi akhir. Hingar-bingar ini terus memacu industri perfilman Korea untuk terus memproduksi karya berkualitas di kancah global.
Seluruh film yang diajukan oleh Korea Selatan ke ajang ini diproduksi dalam bahasa Korea sebagai bahasa utama. Dedikasi tersebut membuktikan komitmen industri perfilman lokal dalam mempertahankan identitas budaya sembari merambah pasar sinema dunia yang sangat kompetitif.
Sejak debut partisipasinya pada tahun 1962 dengan film berjudul My Mother and the Roomer karya sutradara Shin Sang-ok, Korea Selatan telah mengirimkan puluhan karya film untuk dinilai oleh Academy.
Selama puluhan tahun, berbagai genre film telah diusung, mulai dari era 60-an yang diwakili karya-karya klasik hingga film modern dengan teknik produksi tingkat tinggi. Setiap judul mencerminkan evolusi estetik dan naratif dari sineas Korea.
Pencapaian Parasite pada 2019 menjadi titik balik penting yang mengubah pandangan dunia terhadap kualitas sinematografi Korea Selatan. Sejak saat itu, setiap film yang dikirimkan selalu mendapat perhatian luas dari kritikus film global dan penonton internasional.
Hingga saat ini, Korean Film Council terus melakukan kurasi ketat untuk memastikan film yang dikirimkan merepresentasikan kualitas terbaik dari industri perfilman Korea Selatan di setiap tahun penyelenggaraan Academy Awards.