Sebagaimana diwartakan oleh RRI.co.id, perhelatan akbar Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat literasi serta penetrasi keuangan syariah di Indonesia. Sinergi strategis yang dijalin bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI ini difokuskan penuh pada pengembangan ekonomi umat, khususnya melalui ekosistem pesantren dan masyarakat luas.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menjelaskan bahwa NU memiliki peran yang sangat strategis dalam memperluas jangkauan pemanfaatan layanan keuangan syariah di berbagai daerah. Berdasarkan laporan media, bentuk kerja sama tersebut mencakup pembiayaan bagi UMKM, penguatan komunitas serta pesantren, program pendampingan usaha, hingga percepatan digitalisasi layanan di lingkungan pesantren.
"Sejalan dengan momentum Muktamar NU ke-35, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada NU atas terselenggaranya forum penting tersebut. NU memiliki peran strategis dalam menghadirkan gagasan yang mendorong kemajuan umat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap Anggoro dalam keterangannya yang dikutip dari laporan RRI pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut, penguatan ekosistem keuangan syariah ini turut menyasar wilayah Jawa Timur yang dikenal memiliki basis pesantren berskala besar. Pihaknya secara aktif mendorong pemanfaatan cash management, BSI Agen, serta aplikasi digital BYOND by BSI guna menunjang aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan layanan keuangan di lingkungan pondok pesantren.
Berdasarkan data saat ini, BSI telah dipercaya untuk mengelola layanan keuangan bagi lebih dari 14 ribu pesantren di seluruh penjuru Indonesia. Sekitar 23,9 persen dari total pesantren tersebut berada di Jawa Timur, sehingga hal ini membuka peluang besar untuk mengoptimalkan peran pesantren sebagai motor penggerak ekonomi umat.
"Kami ingin memastikan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat serta bagian penting dari ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional," pungkas Anggoro.