Definisi surplus value adalah selisih antara nilai total dari penjualan suatu produk dengan biaya keseluruhan produksi meliputi bahan baku, pabrik, serta tenaga kerja.
Istilah surplus value pertama kali dicetuskan oleh William Thompson pada tahun 1824 melalui tradisi sosialis Ricardian sebelum kemudian dikembangkan secara sistematis oleh Karl Marx dalam kritik ekonomi politik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis Kabayan News, pemahaman mengenai nilai lebih atau Mehrwert menjadi fondasi utama dalam membongkar mekanisme kapitalisme serta eksploitasi kaum buruh di dalam sistem produksi modern.
Sebagaimana dilaporkan dalam literatur ekonomi, perdebatan panjang mengenai hak cipta intelektual atas konsep tersebut melibatkan tokoh-tokoh penting seperti Anton Menger dan Friedrich Engels.
Mengutip laporan sejarah pemikiran ekonomi, para fisiokrat abad ke-18 dan Adam Smith sebelumnya telah menggunakan istilah produk netto untuk menggambarkan fenomena ekstraksi nilai dari tenaga kerja.