Profil Antonio Percassi sebagai pengusaha sukses asal Italia menarik disimak karena perjalanan hidupnya penuh dengan transformasi luar biasa dari dunia lapangan hijau menuju ranah bisnis global.
Lahir pada 9 Juni 1953, Antonio Percassi memulai kariernya sebagai pemain sepak bola profesional dengan melakukan debut di klub Atalanta saat usianya menginjak tujuh belas tahun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNamun, karier sepak bolanya tergolong singkat karena ia memilih gantung sepatu pada usia 23 tahun demi fokus sepenuhnya meniti jalan sebagai seorang pengusaha.
Melalui perusahaan induk Odissea Srl, ia memegang kendali atas sejumlah merek kosmetik terkemuka seperti KIKO Milano, Madina, Womo, serta kembali menjabat sebagai presiden klub Atalanta.
Ekspansi Bisnis Ritel Global dan Kolaborasi Internasional
Langkah awal kesuksesan bisnis ritel Antonio Percassi dimulai dari kerja sama strategis selama tiga dekade bersama keluarga Benetton dalam mengembangkan berbagai merek terkemuka di pasar Italia.
Ia kemudian memperluas jaringan bisnis dengan menggandeng merek-merek multinasional besar termasuk Swatch, Nike, Levi, Calvin Klein, Gucci, hingga membawa masuk jenama Zara ke pasar Italia.
Strategi manajemen Percassi menggabungkan sektor pengembangan ritel dan properti secara simultan, terbukti dari pembangunan pusat perbelanjaan berskala besar seperti Orio Center dan Sicily Outlet Village.
Selain sukses di bidang komersial, ia juga aktif dalam berbagai proyek pelestarian warisan budaya, termasuk membeli kawasan Crespi d'Adda untuk dijadikan markas utama kelompok bisnisnya.