Muhammad Chatib Basri atau yang lebih dikenal sebagai Chatib Basri adalah seorang ekonom, peneliti, serta profesional asal Indonesia yang pernah mengemban tugas strategis sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia sejak 21 Mei 2013 hingga 20 Oktober 2014. Berdasarkan catatan riwayat hidupnya, tokoh kelahiran 22 Agustus 1965 ini juga sempat memegang tampuk kepemimpinan sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sebelum dipercaya masuk ke dalam jajaran kabinet pemerintahan.
Berdasarkan analisis tim redaksi dari berbagai sumber ensiklopedia, kepakaran utama Chatib Basri berfokus pada bidang makroekonomi, perdagangan internasional, serta ekonomi politik yang membuatnya kerap dilibatkan dalam berbagai forum strategis global. Selain rekam jejaknya di pemerintahan domestik, ia juga dipercaya memegang peran penting di tingkat internasional seperti Co-Chair Pandemic Fund serta anggota Independent High-Level Expert Group on Climate Finance.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip catatan biografi resmi, perjalanan intelektual Chatib Basri ditempa melalui pendidikan di Kolese Kanisius sebelum akhirnya menyelesaikan studi sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1992. Tidak berhenti di situ, ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Australian National University dan sukses meraih gelar Master of Economic Development serta gelar doktor di bidang ekonomi dari universitas yang sama.
Sebagaimana dilaporkan dalam catatan perjalanan kariernya, sebelum malang melintang di dunia birokrasi dan kancah internasional, Chatib Basri memulai langkah profesionalnya sebagai seorang peneliti di LPEM-FEUI serta aktif mengajar sebagai dosen. Di samping kiprah akademisnya, ia juga dipercaya menduduki posisi strategis di sektor korporasi besar, di antaranya menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bank Mandiri Tbk dan Presiden Komisaris PT XL Axiata Tbk.
Jejak kontribusi Chatib Basri di panggung global kian terbukti melalui keterlibatannya sebagai konsultan di berbagai lembaga internasional terkemuka seperti Bank Dunia, IMF, OECD, hingga Asian Development Bank. Berbagai pengalaman serta pemikiran tajamnya di bidang fiskal menjadikan dirinya salah satu figur ekonom paling berpengaruh dalam kancah kebijakan publik di tanah air maupun kancah internasional.