Profil Ali Wardhana atau Prof. Dr. Ali Wardhana dikenal luas sebagai salah satu arsitek paling berpengaruh dalam kebangkitan dan stabilitas ekonomi Indonesia masa Orde Baru. Lahir di Surakarta pada 6 Mei 1928, ia menorehkan tinta emas sebagai Menteri Keuangan termuda sekaligus yang menjabat paling lama dalam sejarah Indonesia, yakni selama 15 tahun dari 1968 hingga 1983. Berdasarkan catatan sejarah, perjalanannya dimulai dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia sebelum ia memperdalam ilmu hingga meraih gelar doktor dari University of California, Berkeley.
Perjalanan kepemimpinan Ali di kabinet bermula ketika ia ditunjuk oleh Presiden Soeharto untuk mengisi posisi Menteri Keuangan di Kabinet Pembangunan I. Sebagaimana dilaporkan dalam berbagai literatur sejarah, Ali sempat ragu dan menolak karena merasa tidak memiliki latar belakang birokrasi, namun Soeharto meyakinkannya untuk sama-sama membangun negara. Mengutip laporan tim redaksi, langkah awal kepemimpinannya langsung diuji dengan tugas berat menyelamatkan ekonomi nasional yang saat itu tengah menghadapi badai hiperinflasi parah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis awak media, pencapaian gemilang Ali Wardhana terlihat jelas dari keberhasilannya memangkas tingkat hiperinflasi Indonesia yang sempat menyentuh angka 650 persen menjadi hanya 10 persen saja. Melalui kebijakan anggaran berimbang atau balanced budget serta pemanfaatan momentum lonjakan harga minyak dunia pada era 1970-an, ia sukses mengentaskan kemiskinan dan memulihkan kepercayaan dunia internasional. Reputasi globalnya semakin diakui ketika ia terpilih sebagai Ketua Board of Governors Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional pada periode 1971 hingga 1972.
Setelah menuntaskan masa baktinya sebagai Menteri Keuangan, dedikasi Ali bagi negara berlanjut dengan menduduki posisi strategis sebagai Menko Ekonomi, Keuangan, Industri dan Pengawasan Pembangunan pada rentang 1983 sampai 1988. Berdasarkan catatan keluarga dan institusi kesehatan, tokoh bangsa yang juga pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini tutup usia pada 14 September 2015 di usianya yang ke-87 tahun.