Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Profil Negara Brunei Darussalam,...
EKONOMI

Profil Negara Brunei Darussalam, Sejarah dan Kemakmurannya

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 11 Agustus 2026
Pemandangan ibu kota Brunei Darussalam dengan arsitektur modern dan masjid megah

Pemandangan ibu kota Brunei Darussalam dengan arsitektur modern dan masjid megah

Brunei Darussalam merupakan negara berdaulat di Asia Tenggara yang terletak di pantai utara pulau Kalimantan. Wilayah seluas 5.765 kilometer persegi ini berbatasan langsung dengan Laut Tiongkok Selatan serta dikelilingi oleh wilayah Sarawak, Malaysia.

Berdasarkan data Dana Moneter Internasional, negara ini mencatatkan produk domestik bruto per kapita terbesar kelima di dunia dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Forbes juga menempatkan Brunei sebagai salah satu negara terkaya berkat cadangan minyak bumi dan gas alam melimpah.

Asal-usul nama Brunei berakar dari tradisi lisan Syair Awang Semaun. Rombongan yang dipimpin Pateh Berbai mendirikan permukiman baru setelah mengucapkan perkataan baru nah karena lokasi tersebut dinilai sangat strategis dan kaya akan sumber pangan.

Sistem pemerintahan di Kesultanan Brunei sangat erat kaitannya dengan sejarah Islam. Pengaruh ajaran Islam berkembang pesat sejak Syarif Ali diangkat menjadi Sultan Brunei ketiga pada tahun 1425 Masehi, yang kemudian memperkuat penerapan syariat di berbagai sektor.

Perjalanan Sejarah dan Pengaruh Kolonial

Jejak peradaban Brunei sudah tercatat dalam berbagai sumber kuno Tiongkok dan Arab sejak abad ketujuh Masehi. Wilayah ini sempat berada di bawah pengaruh kekuasaan Sriwijaya serta Majapahit sebelum akhirnya bangkit menjadi pusat perdagangan mandiri.

Zaman kegemilangan Kesultanan Brunei terjadi antara abad kelima belas hingga ketujuh belas di bawah kepemimpinan Sultan Bolkiah. Kekuasaan maritim mereka bahkan sempat memperluas pengaruh hingga wilayah Luzon dan Sulu di utara.

Memasuki abad kesembilan belas, tantangan besar datang dari perebutan kekuasaan internal serta kehadiran kekuatan kolonial Eropa. Masuknya James Brooke membuat wilayah kekuasaan Brunei secara bertahap menyusut akibat perjanjian dan ekspansi teritorial.

Brunei sempat berada di bawah protektorat Britania Raya sebelum akhirnya memproklamirkan kedaulatan penuh pada tahun 1984. Sejak saat itu, negara ini terus membangun kemandirian ekonomi sekaligus mempertahankan identitas budaya Islam.

Topics
brunei darussalam profil negara sejarah brunei asia tenggara ekonomi kesultanan minyak bumi pariwisata
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.