FICO atau Fair Isaac Corporation adalah perusahaan analitik data asal Amerika Serikat yang berpusat di Bozeman, Montana, dengan fokus utama pada layanan penilaian skor kredit. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1956 oleh insinyur William R. Bill Fair dan matematikawan Earl Judson Isaac setelah keduanya bertemu di Stanford Research Institute.
Sistem penilaian kredit buatan mereka, yang dikenal sebagai FICO score, telah menjadi bagian penting dan standar baku dalam dunia pembiayaan konsumen di Amerika Serikat. Skor tersebut digunakan oleh berbagai lembaga keuangan untuk mengukur kelayakan kredit serta risiko pinjaman dari calon debitur.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam perjalanannya, perusahaan ini meluncurkan skor FICO umum pertamanya pada tahun 1989 dengan rentang nilai dasar antara 300 hingga 850. Adopsi sistem ini semakin meluas setelah lembaga seperti Fannie Mae dan Freddie Mac mulai menggunakannya untuk menyeleksi kualifikasi pemohon hipotek pada tahun 1995.
Seiring pertumbuhan bisnisnya, FICO mencatatkan sahamnya di Bursa Efek New York sejak tahun 1987 dan terus memperluas jangkauan layanannya ke berbagai pasar internasional, termasuk Kanada dan Meksiko, melalui kerja sama dengan berbagai biro pelaporan kredit utama.
Dinamika Operasional dan Isu Persaingan Usaha FICO
Sepanjang sejarah operasionalnya, kantor pusat FICO telah berpindah beberapa kali ke berbagai wilayah di Amerika Serikat, mulai dari San Rafael, Minneapolis, San Jose, hingga akhirnya menetap di Bozeman, Montana.
Dominasi kuat perusahaan ini di pasar skor kredit hipotek sempat memicu perhatian dari regulator hukum serta sejumlah gugatan hukum terkait dugaan praktik monopoli dan penetapan harga.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan hukum dari para pelaku industri perbankan dan lembaga keuangan, FICO tetap memegang peranan vital dalam ekosistem pinjaman konsumen.
Hingga saat ini, produk analitik dan skor risiko yang ditawarkan oleh FICO terus diandalkan oleh industri keuangan global untuk memastikan transparansi serta keamanan dalam penyaluran kredit.