Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Profil Perusahaan Keuangan Amerika...
EKONOMI

Profil Perusahaan Keuangan Amerika Raymond James Financial

By Dewi Lestari • 2 min read • 13 Agustus 2026
Gedung kantor pusat Raymond James Financial di St. Petersburg Florida

Gedung kantor pusat Raymond James Financial di St. Petersburg Florida

Profil perusahaan keuangan multinasional asal Amerika Serikat Raymond James Financial mencakup penyediaan layanan investasi, perbankan, dan perencanaan keuangan bagi individu, korporasi, serta pemerintah kota melalui berbagai anak perusahaan.

Perusahaan didirikan pada tahun 1962 ketika seorang broker asal St. Petersburg bernama Robert James membentuk Robert A. James Investments.

Operasional bisnis perusahaan terbagi menjadi empat lini utama meliputi grup klien swasta, pasar modal, grup manajemen aset, dan perbankan.

Jumlah penasihat keuangan perusahaan mencapai sekitar 8.700 orang di Amerika Serikat, Kanada, serta luar negeri dengan total aset kelolaan klien mencapai kisaran 1,09 triliun dolar AS.

Sejarah Pertumbuhan dan Ekspansi Bisnis Perusahaan

Perusahaan bergabung dengan Raymond & Associates pada tahun 1964 sebelum resmi melantai di bursa saham publik pada tahun 1983.

Ekspansi bisnis berlanjut ketika perusahaan membeli aset Kanada milik Allied Irish Bank serta bergabung dengan Morgan Keegan & Company pada tahun 2012.

Pencapaian penting dicatatkan perusahaan pada Juni 2016 ketika resmi masuk dalam daftar majalah Fortune 500 untuk pertama kalinya.

Perusahaan juga mengumumkan kesepakatan akuisisi terhadap Clark Capital Management Group untuk memperkuat lini manajemen aset pada Januari 2026.

Topics
raymond james financial bank investasi jasa keuangan amerika serikat manajemen aset profil perusahaan perbankan
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.