Profil perusahaan multinasional makanan dan minuman asal Amerika Serikat, The Kraft Heinz Company, mencatat perjalanan panjang sejak pembentukannya melalui penggabungan usaha pada 2 Juli 2015.
Perusahaan besar tersebut lahir dari merger antara Kraft Foods Group dan H.J. Heinz Company dengan kantor pusat bersama di Chicago dan Pittsburgh.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerbagai produk makanan kemasan serta minuman diproduksi dan dipasarkan di bawah naungan merek-merek ternama seperti Kraft, Heinz, Oscar Mayer, Philadelphia, Lunchables, Velveeta, Maxwell House, dan Jell-O.
Sepanjang tahun fiskal 2025, perusahaan membukukan penjualan bersih sebesar US$24,9 miliar dengan total tenaga kerja mencapai sekitar 35.000 orang di 40 negara di seluruh dunia.
Dinamika Bisnis dan Rencana Pemisahan Usaha
Sejak merger tersebut, Kraft Heinz sempat melakukan pendekatan pengambilalihan yang tidak berhasil terhadap Unilever serta menghadapi investigasi akuntansi dari SEC.
Manajemen perusahaan terus melakukan penataan ulang portofolio melalui berbagai aksi akuisisi strategis dan divestasi lini bisnis selama beberapa tahun terakhir.
Pada September 2025, perusahaan mengumumkan rencana pemisahan diri menjadi dua entitas publik terpisah sebelum dewan direksi memutuskan untuk menghentikannya sementara pada awal 2026.
Pihak manajemen menyatakan bahwa kelanjutan serta kepastian waktu dari proposal pemisahan usaha tersebut masih belum dapat dipastikan di tengah dinamika pasar global.