Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Royal Caribbean Batalkan Pelayaran...
EKONOMI

Royal Caribbean Batalkan Pelayaran AS demi Ekspansi Asia-Pasifik

By Dewi Lestari 3 min read 20 Agustus 2026
Kapal pesiar Royal Caribbean melakukan penyesuaian rute pelayaran

Kapal pesiar Royal Caribbean melakukan penyesuaian rute pelayaran

Perusahaan kapal pesiar global, Royal Caribbean, melakukan penyesuaian jadwal pelayaran untuk tahun 2027 dengan membatalkan beberapa rute keberangkatan dari Amerika Serikat. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya ekspansi perusahaan di wilayah Asia-Pasifik yang diumumkan pada 12 Agustus 2026.

Dua kapal pesiar yang terdampak oleh kebijakan ini adalah Navigator of the Seas dan Ovation of the Seas. Sebelumnya, kedua kapal tersebut dijadwalkan untuk melayani rute dari Los Angeles menuju berbagai destinasi di Meksiko sepanjang tahun 2027.

Dalam pernyataan resmi kepada media, pihak Royal Caribbean menegaskan komitmen untuk memberikan pengalaman liburan terbaik bagi pelanggan. Perusahaan menyatakan bahwa proses pembaruan jadwal dilakukan untuk mengakomodasi pertimbangan operasional, kesepakatan pelabuhan, serta dinamika penjadwalan armada global.

Terkait dengan penumpang yang sudah terlanjur melakukan pemesanan untuk rute AS, pihak Royal Caribbean memastikan telah menghubungi seluruh pelanggan dan mitra agen perjalanan secara langsung. Para tamu diberikan kesempatan untuk memilih jadwal pelayaran alternatif sebagai pengganti perjalanan yang dibatalkan tersebut.

Fokus Baru di Asia dan Australia pada 2027

Setelah kebijakan redeploy atau pemindahan rute diterapkan, Ovation of the Seas akan melayani pelayaran dari Brisbane, Australia, mulai November 2027 untuk musim 2027-2028. Rute tersebut mencakup perjalanan pendek selama 4 malam ke Airlie Beach di Whitsunday Islands serta petualangan berdurasi 3 hingga 8 malam.

Sementara itu, Navigator of the Seas dijadwalkan beroperasi di Asia sepanjang tahun mulai Oktober 2026 hingga Oktober 2027. Kapal ini menawarkan paket perjalanan singkat berdurasi 2 hingga 5 malam di sekitar Asia Tenggara, dengan singgah di beberapa negara seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand.

Selain rute jarak pendek, Navigator of the Seas juga akan menghadirkan pelayaran imersif selama 12 malam dengan rute dari Tokyo menuju Singapura. Pemesanan untuk jadwal baru di kedua kapal tersebut telah dibuka untuk umum sejak Selasa, 18 Agustus 2026.

Pembatalan rute ini bukanlah langkah pertama yang diambil Royal Caribbean terkait perencanaan armada. Pada Maret 2026, perusahaan juga membatalkan lebih dari 20 pelayaran kapal Freedom of the Seas untuk musim panas 2027, dengan mengalihkan kapal tersebut ke Southampton, Inggris, guna menyesuaikan kapasitas serta permintaan pasar yang dinamis.

Topics
royal caribbean kapal pesiar asia-pasifik industri pariwisata navigator of the seas ovation of the seas travel
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.