Honda HR-V versi hybrid belum diproduksi karena pabrikan asal Jepang tersebut masih menghadapi kendala menekan biaya produksi di segmen kendaraan subkompak yang sensitif harga.
Berdasarkan data industri tahun 2026, lini SUV kompak Honda saat ini hanya mengandalkan CR-V untuk varian hibrida, sementara model subkompak seperti Honda HR-V dan Acura ADX masih menggunakan mesin bensin konvensional.
Permintaan pasar terhadap kendaraan ramah lingkungan dengan efisiensi tinggi terus melonjak di tengah harga bahan bakar yang kompetitif, membuat sejumlah kompetitor seperti Toyota dan Subaru sudah lebih dulu mengisi celah tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeToyota Corolla Cross Hybrid mampu mencatatkan efisiensi hingga 42 mpg dengan tenaga gabungan 196 tenaga kuda, sementara Honda HR-V standar bertenaga 158 tenaga kuda hanya mencatatkan 28 mpg.
Strategi Honda Kejar Target Elektrifikasi Global
Gary Robinson selaku Kepala Perencanaan Produk American Honda menyatakan bahwa pihaknya belum menutup kemungkinan untuk menghadirkan teknologi hibrida pada lini kendaraan kompak tersebut di masa mendatang.
Perusahaan otomotif multinasional ini merencanakan peluncuran 15 model kendaraan hibrida baru hingga tahun 2030, dengan fokus khusus di pasar Amerika Utara guna memperluas portofolio elektrifikasi mereka.
Meskipun inventaris unit Honda HR-V dan Acura ADX di tingkat diler terpantau ketat dan menunjukkan minat konsumen tinggi, tantangan utama tetap berada pada kemampuan mempertahankan harga jual kompetitif.
Kehadiran model hibrida di kisaran harga 30 ribu dolar AS dinilai krusial agar Honda dapat bersaing secara seimbang melawan para rival yang telah lebih dulu mendominasi segmen pasar hibrida terjangkau.