Sebagaimana diwartakan oleh media nasional, Presiden Argentina Javier Milei secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengubah arah kebijakan ekonomi negara meskipun tahun pemilihan umum semakin dekat. Dalam pernyataannya, ia menekankan prinsip kepemimpinan yang konsisten dan berfokus pada stabilitas jangka panjang.
Berdasarkan laporan media setempat, pernyataan tersebut disampaikan saat ia menutup konvensi tahunan Institut Argentino de Ejecutivos de Finanzas (IAEF) di Iguazu, menyusul pidato kenangan nasional mengenai kedaulatan Kepulauan Malvinas. Milei menegaskan bahwa kredibilitas merupakan fondasi utama dalam menjalankan kebijakan publik.
Menurut keterangan resmi, pemimpin Argentina tersebut menolak usulan pihak tertentu untuk melonggarkan kebijakan moneter guna mendulang dukungan politik. "Saya tidak akan sampai di titik ini untuk mengubah hal jikalau saya harus menghapus dengan siku apa yang sudah saya tulis dengan tangan," ujar Milei di hadapan para eksekutif keuangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDikutip dari pemaparannya, ia bertekad untuk terus menjaga keseimbangan fiskal serta memperketat jumlah peredaran uang demi menumpas laju inflasi hingga tuntas. Ia juga menyayangkan langkah oposisi yang kerap menginginkan pencetakan uang secara masif demi kepentingan elektoral sesaat.
Selain membahas isu makroekonomi dan reformasi struktural, Milei turut menyoroti lonjakan investasi asing melalui instrumen RIGI yang diyakini mampu memperkuat posisi geopolitik Argentina di kancah internasional sekaligus mendukung klaim kedaulatan atas Malvinas.