Berdasarkan laporan media Rakyat Bengkulu, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Provinsi Bengkulu menorehkan prestasi membanggakan dengan mencatatkan total transaksi fantastis mencapai lebih dari Rp1,24 miliar dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.
Sebagaimana diwartakan, angka penjualan yang luar biasa tersebut bersumber dari kombinasi transaksi secara daring dan luring selama keikutsertaan para pelaku usaha dalam pameran tingkat nasional itu. Berdasarkan catatan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, penjualan lewat platform daring mendominasi perolehan dengan angka mencapai Rp1,195 miliar.
Sementara itu, penjualan secara langsung atau luring pada ajang tersebut menyumbang pendapatan sebesar Rp49,20 juta. Akumulasi dari kedua kanal penjualan ini menghasilkan total transaksi riil sebesar Rp1,244 miliar yang menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap produk-produk lokal asal Bumi Rafflesia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengungkapkan bahwa pencapaian gemilang ini menjadi bukti nyata kapasitas dan daya saing produk daerah. "Ini membuktikan bahwa UMKM Bengkulu layak bersaing dan bersanding dengan UMKM lain di Indonesia," ujarnya saat memberikan keterangan di Bengkulu, Jumat.
Mengutip laporan yang sama, keikutsertaan Bengkulu dalam KKI 2026 melibatkan puluhan pelaku usaha terpilih yang terdiri dari 32 UMKM yang unjuk gigi melalui pameran daring serta enam UMKM yang hadir langsung secara luring guna mempromosikan produk unggulan mereka.