Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) pada hari Sabtu membagikan sejumlah gambar kapal induk USS George H.W. Bush di Laut Arab. Publikasi ini menyusul adanya berbagai kekhawatiran publik mengenai kondisi penugasan jangka panjang yang dihadapi oleh para pelaut di kapal USS Abraham Lincoln.
Gambar-gambar yang diunggah melalui platform media sosial X tersebut menampilkan jet tempur yang tampak lepas landas dari dek penerbangan George H.W. Bush. CENTCOM menyatakan bahwa kapal tersebut berlayar "di Laut Arab mendukung keamanan di Timur Tengah."
USS George H.W. Bush (CVN-77) merupakan kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz yang menjadi bagian dari kekuatan kapal induk Angkatan Laut AS di kawasan tersebut. Kehadirannya menegaskan kesiapsiagaan operasi militer Amerika di wilayah perairan strategis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeUnggahan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat mengonfirmasi bahwa USS Abraham Lincoln sedang digantikan di Timur Tengah. Kebijakan ini diambil setelah muncul sorotan tajam dari keluarga anggota militer mengenai durasi penugasan yang sangat panjang.
Latar Belakang Penugasan dan Konfirmasi Presiden
Presiden Donald Trump memberikan konfirmasi langsung kepada para wartawan terkait pergantian kapal induk di kawasan Timur Tengah. "That ship is moving right now, or very shortly, and it's being replaced with another very similar ship," tutur Trump ketika ditanya mengenai keluhan keluarga personel.
Keluhan tersebut mencakup berbagai kendala di atas kapal Lincoln seperti keterlambatan pasokan logistik hingga isu kesehatan mental para prajurit. Berdasarkan data dari The Wall Street Journal, kapal Lincoln telah dikerahkan selama lebih dari 250 hari tanpa melakukan kunjungan pelabuhan dalam 200 hari terakhir.
Kapal Lincoln awalnya memulai penugasannya pada bulan November dan kemudian dialihkan ke Timur Tengah pada bulan Januari menjelang konflik militer AS dengan Iran. Situasi operasional yang intensif ini memicu perhatian khusus dari para pemimpin politik dan militer.
Sementara itu, kapal USS George Washington dilaporkan meninggalkan pangkalan Angkatan Laut AS di Yokosuka, Jepang, pada bulan Mei untuk patroli Pasifik dan terlihat bergerak ke barat melewati Selat Malaka.
Tanggapan Angkatan Laut dan Sorotan Kongres
Pihak Angkatan Laut AS sebelumnya telah membantah laporan mengenai krisis kesehatan mental yang meluas di atas kapal induk tersebut. Mereka menegaskan bahwa tidak ada peningkatan signifikan dalam laporan ide bunuh diri atau percobaan bunuh diri di kalangan awak kapal.
Sekretaris Angkatan Laut Hung Cao menyatakan bahwa USS Lincoln akan segera pulang sebagai bagian dari rencana rotasi rutin yang telah disusun sebelumnya. Langkah pemulangan ini diharapkan dapat meredakan tekanan yang dialami oleh para kru.
Di sisi lain, Senator AS Richard Blumenthal telah mengirimkan surat resmi kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Pelaksana Tugas Sekretaris Angkatan Laut Hung Cao. Surat tersebut mencatat berbagai masalah mendesak termasuk kekurangan pasokan dasar, kontaminasi air, gangguan pipa, serta masalah keselamatan dek.
Data faktual menunjukkan bahwa penugasan armada laut di kawasan strategis memerlukan koordinasi logistik yang ketat guna menjaga kesejahteraan personel di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.