Sebagaimana diwartakan oleh laporan media EL MUNDO, babak baru kehidupan mulai dijalani oleh Sacha Thyssen yang merupakan putra sulung dari pasangan Borja Thyssen dan Blanca Cuesta. Menginjak usia 18 tahun, cucu tertua dari baronesa Tita Cervera tersebut resmi melangkah ke jenjang pendidikan tinggi di Amerika Serikat.
Berdasarkan informasi yang diungkapkan oleh jurnalis Beatriz Cortázar, pemuda tersebut berhasil diterima di salah satu institusi pendidikan tinggi bergengsi yang tergabung dalam kelompok Ivy League. Keputusan ini menandai tonggak sejarah baru bagi keluarga bangsawan tersebut sebagai cucu pertama yang mengenyam bangku kuliah universitas.
Dalam perjalanannya menimba ilmu, Sacha memilih untuk mengambil program gelar ganda yang menggabungkan bidang teknik mesin dan bahasa Mandarin. Pilihan disiplin ilmu tersebut diambil setelah dirinya menuntaskan pendidikan International Baccalaureate di sebuah sekolah swasta kawasan Pozuelo de Alarcón.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBekal kemampuan bahasa Inggris yang fasih berkat latar belakang pendidikan dwibahasa diyakini tidak akan menjadi kendala dalam adaptasinya di negeri Paman Sam. Terlebih lagi, sang pemuda bahkan mendedikasikan sebagian waktu liburannya untuk semakin mematangkan penguasaan bahasa Mandarin.
Di sisi lain, keluarga besar menyambut antusias pencapaian akademis gemilang ini di tengah agenda liburan musim panas orang tuanya. Sang nenek, Carmen Cervera, dikabarkan merasa sangat bangga dan bahagia di tengah masa pemulihan kesehatannya.