Daftar FBI Ten Most Wanted Fugitives merupakan katalog buronan paling dicari yang dikelola Federal Bureau of Investigation Amerika Serikat. Berdasarkan penelusuran awak media, program ini berawal dari perbincangan akhir 1949 antara Direktur FBI J. Edgar Hoover dan editor International News Service William Kinsey Hutchinson untuk mencari cara menangkap penjahat paling licin.
Diskusi tersebut membuahkan artikel publikasi yang mendapat sambutan positif luar biasa dari masyarakat. Melalui momentum itu, FBI secara resmi mengumumkan daftar tersebut pada 14 Maret 1950 guna meningkatkan kemampuan penegak hukum meringkus buronan berbahaya. Perampok Thomas J. Holden tercatat sebagai orang pertama masuk daftar pada hari perilisannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis tim redaksi, individu biasanya dikeluarkan dari daftar apabila tertangkap, meninggal dunia, atau gugurnya dakwaan hukum. Kendati demikian, FBI sempat menghapus buronan karena dianggap tidak lagi menjadi ancaman berbahaya bagi masyarakat. Anggota Macheteros Víctor Manuel Gerena memegang rekor terlama berada dalam daftar selama 32 tahun sejak 1984.
Sebaliknya, Samuel Ramirez Jr mencatatkan waktu paling singkat dalam sejarah dengan bertahan selama satu jam tiga belas menit pada 2026. Sementara itu, Eugene Palmer menjadi buronan tertua ketika dimasukkan pada usia 80 tahun di tanggal 29 Mei 2019. FBI bahkan terkadang menambahkan posisi kesebelas apabila seorang buronan sangat berbahaya tanpa harus mendepak sepuluh nama lain.
Prosedur seleksi kandidat buronan melibatkan proses ketat dari berbagai kantor lapangan sebelum mendapat persetujuan akhir Direktur FBI. Seiring berjalannya waktu, institusi meningkatkan standar penegakan hukum termasuk menaikkan minimum hadiah informasi penangkapan menjadi satu juta dolar Amerika Serikat.
Dari total ratusan buronan yang pernah terdaftar sejak awal pembentukan, mayoritas berhasil diringkus berkat kerja sama aparat dan bantuan publik. Daftar legendaris ini tetap menjadi simbol efektivitas penegakan hukum global dalam memburu pelaku kejahatan lintas yurisdiksi.