Economic liberalism adalah ideologi politik dan ekonomi yang mendukung sistem pasar bebas berdasarkan individualisme serta kepemilikan pribadi atas alat-alat produksi. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, gagasan dasar ini lahir sebagai respons terhadap sistem feodalisme dan merkantilisme yang mendominasi Eropa pada masa lampau.
Pelopor utama dari paham tersebut adalah Adam Smith melalui karyanya berjudul The Wealth of Nations yang terbit pada 1776, di mana ia mengadvokasi minimnya intervensi pemerintah dalam perekonomian pasar. Sebagaimana dilaporkan, Smith meyakini apabila setiap individu dibiarkan mengejar kepentingan ekonomi secara mandiri tanpa kontrol negara, maka masyarakat yang lebih makmur dan harmonis akan terbentuk secara spontan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSecara historis, paham ini menentang berbagai bentuk proteksionisme, monopoli, kartel, serta intervensi berlebihan yang menghambat perdagangan bebas dan kompetisi sehat. Dari analisis Kabayan News, prinsip dasar tersebut kini menjadi landasan penting dalam berbagai aliran pemikiran modern seperti neoliberalisme, kapitalisme liberal, serta konservatisme fiskal di kancah global.