Fitur Computer History pada aplikasi ChatGPT di macOS saat ini tengah menjadi sorotan karena masalah keamanan privasi yang cukup serius. Fitur ini dirancang untuk mengingat aktivitas pengguna di berbagai aplikasi dan situs web, seperti klik, pengetikan, dan perpindahan aplikasi.
Namun, OpenAI dalam dokumentasi resminya mengungkapkan sebuah fakta yang cukup mengkhawatirkan bagi pengguna. Berkas yang menyimpan riwayat aktivitas tersebut ternyata disimpan dalam format teks biasa dan tidak dilindungi dengan enkripsi.
Kondisi ini membuat data interaksi tersebut berpotensi diakses oleh perangkat lunak lain yang berjalan pada akun pengguna macOS yang sama. "Dokumentasi OpenAI secara eksplisit memperingatkan bahwa berkas-berkas ini tidak dienkripsi dan program lain yang berjalan sebagai pengguna macOS yang sama mungkin dapat mengaksesnya," demikian poin penting dalam laporan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun fitur ini tidak merekam layar, audio, atau video secara langsung, data interaksi yang terkumpul tetap bisa mengungkap informasi sensitif. Data tersebut mencakup aplikasi apa yang digunakan, situs web yang dikunjungi, hingga dokumen yang berinteraksi dengan pengguna.
Risiko Keamanan dan Kerentanan Data
Masalah utama dari fitur ini bukan berasal dari pembobolan sistem ChatGPT itu sendiri, melainkan dari ancaman malware atau aplikasi berbahaya yang sudah ada di perangkat. Jika malware memiliki izin untuk mengakses berkas lokal, data riwayat tersebut menjadi celah informasi baru bagi pihak tidak bertanggung jawab.
Selain paparan data, terdapat kekhawatiran lebih luas mengenai pemberian konteks yang terlalu banyak kepada sistem AI. Instruksi jahat yang tersembunyi di dalam situs web dapat memengaruhi apa yang dilihat oleh AI dalam riwayatnya, sehingga menciptakan risiko injeksi perintah di atas paparan data yang ada.
Data interaksi yang disimpan oleh Computer History bersifat sementara, dengan penghapusan otomatis setiap 48 jam. Namun, setelah durasi tersebut, sistem akan membuat memori lokal dalam bentuk berkas Markdown teks biasa.
OpenAI sendiri memberikan kendali kepada pengguna untuk mengecualikan aplikasi atau situs web tertentu dari fitur ini, serta kemampuan untuk menghapus entri riwayat. Fitur ini bersifat opsional atau opt-in, sehingga pengguna memiliki pilihan untuk tidak mengaktifkannya sejak awal.
Tanggapan dan Langkah Mitigasi
Para ahli teknologi menyarankan pengguna untuk mempertimbangkan kembali sebelum mengaktifkan fitur ini karena adanya kompromi antara kenyamanan AI dan keamanan data. Semakin banyak informasi yang diingat oleh ChatGPT, semakin banyak pula jejak informasi sensitif yang tertinggal di perangkat.
Penting bagi pengguna untuk selalu menjaga sistem operasi mereka tetap mutakhir guna menghindari celah keamanan lainnya. Sebagai contoh, Apple baru saja menambal celah serius pada berbagi layar di macOS yang sempat dimanfaatkan oleh peretas untuk penambangan mata uang kripto.
Diharapkan ke depan, pihak pengembang dapat meningkatkan standar enkripsi untuk data lokal yang dihasilkan oleh fitur AI agar keamanan pengguna lebih terjamin. Transparansi mengenai penanganan data lokal sangat krusial bagi kepercayaan pengguna.
Sebagai catatan faktual, fitur Computer History ChatGPT memang tidak menggunakan rekaman layar, melainkan merekam event interaksi. Keberadaan berkas teks biasa tanpa enkripsi ini merupakan trade-off teknis yang memerlukan perhatian ekstra bagi pengguna dengan privasi tinggi.
__QUOTE__ "Dokumentasi OpenAI secara eksplisit memperingatkan bahwa berkas-berkas ini tidak dienkripsi dan program lain yang berjalan sebagai pengguna macOS yang sama mungkin dapat mengaksesnya."