Dunia aktivisme global berduka setelah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam gerakan perempuan, Gloria Steinem, dikabarkan meninggal dunia pada usia 92 tahun. Sebagaimana diwartakan oleh media Correio Braziliense, penulis sekaligus jurnalis senior tersebut tutup usia dengan tenang di kediamannya di New York tanpa ada pengungkapan rinci mengenai penyebab kematiannya.
Mengutip laporan media tersebut, perjalanan hidup Steinem diwarnai oleh dedikasi panjang selama lebih dari enam dekade dalam memperjuangkan hak-hak sipil dan kesetaraan gender. Semasa hidupnya, ia dikenal luas lewat liputan investigasinya yang berani, termasuk menyamar sebagai pelayan kelinci di klub malam demi membongkar kondisi kerja yang tidak adil bagi perempuan.
Selain kiprahnya di bidang jurnalisme, Steinem juga aktif terlibat dalam berbagai gerakan sosial besar di Amerika Serikat, mulai dari unjuk rasa menentang perang hingga aksi pembelaan hak asasi manusia. Kepergian tokoh pejuang kesetaraan ini meninggalkan warisan mendalam bagi perkembangan gerakan feminisme modern di kancah internasional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe