Jose Proano, 44, menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama setelah diduga membunuh dan memutilasi ayah tirinya yang berusia 71 tahun, Jorge Vazquez-Escutia, di Orlando, Florida. Penangkapan ini bermula dari penemuan potongan tubuh manusia di dalam tiga buah koper yang diletakkan di pinggir jalan dekat rumah korban pada tanggal 4 Agustus.
Keluarga korban sebelumnya melaporkan orang hilang ke Kantor Sheriff Orange County setelah menemukan ponsel, dompet, dan kunci milik Vazquez-Escutia tertinggal di rumahnya dengan kondisi mobil tidak terkunci. Penyelidikan semakin diperkuat oleh rekaman kamera pengaman tetangga yang memperlihatkan seorang pria melompat ke halaman belakang rumah korban dan menyeret koper berat berisi potongan tubuh.
Berdasarkan data menara seluler dan rekaman video tersebut, penyidik berhasil melacak keberadaan Proano yang berada di tempat kejadian perkara pada waktu krusial. Selain itu, temuan luka goresan defensif pada tubuh Proano serta pengakuannya mengenai kepemilikan ponsel semakin memperkuat bukti keterlibatannya dalam kasus pembunuhan sadis ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeProano diketahui sedang menjalani masa percobaan hingga tahun 2027 akibat kasus perampokan bersenjata yang dilakukannya pada tahun 2022. Saat ini, pelaku ditahan tanpa jaminan di Orange County karena pelanggaran ketentuan masa percobaan serta dakwaan pembunuhan berencana yang dihadapinya.
Motif Pembunuhan dan Rekam Jejak Kriminal Pelaku
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa Jose Proano memiliki hubungan yang buruk dengan ayah tirinya karena merasa korban membatasi aksesnya untuk menemui sang ibu. Kepada penyidik, pelaku sempat mengklaim dirinya menderita skizofrenia yang membuatnya sering mendengar suara-suara aneh terkait keselamatan anggota keluarganya.
Sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, Proano dilaporkan melakukan perjalanan sejauh 150 mil dari Northport dan bersikap tidak menentu serta mengancam mantan istrinya. Catatan kepolisian menunjukkan bahwa pelaku juga sempat beberapa kali menghubungi layanan darurat untuk meminta pemeriksaan kondisi ibunya di rumah tersebut.
Meskipun Proano sempat bersikeras membantah bahwa pria dalam rekaman CCTV adalah dirinya, bukti forensik dan jejak digital berhasil mematahkan alibinya. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa sidik jari dan barang bukti yang tertinggal di sekitar lokasi penemuan koper mengarah langsung pada keterlibatan penuh pelaku.
Keluarga dan kerabat korban mengenang Jorge Vazquez-Escutia sebagai sosok pria paruh baya yang baik hati dan dermawan kepada para tetangga. Saat ini, pihak keluarga telah membuka halaman penggalangan dana untuk membantu menutupi biaya pemakaman almarhum.