Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Mauricio Pochettino Lanjutkan Karier...
INTERNASIONAL

Mauricio Pochettino Lanjutkan Karier Bersama Timnas Amerika Serikat

By Dewi Lestari • 2 min read • 4 Agustus 2026
Mauricio Pochettino memimpin sesi latihan Timnas Amerika Serikat

Mauricio Pochettino memimpin sesi latihan Timnas Amerika Serikat

Mauricio Pochettino memperpanjang kontrak sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Amerika Serikat hingga Piala Dunia 2030 setelah membawa skuad tersebut melaju ke babak 16 besar turnamen sebelumnya.

US Soccer memutuskan untuk mempertahankan juru taktik asal Argentina tersebut meskipun perjalanan tim sempat terhenti di tangan Belgia pada babak gugur.

Keputusan memperpanjang masa bakti ini dinilai sejumlah pihak sebagai langkah berisiko mengingat rekam jejak pelatih terdahulu yang kerap kesulitan pada periode kedua mereka.

Selain masalah historis, program jangka panjang USMNT ke depan tidak akan langsung menyajikan laga-laga bertekanan tinggi karena minimnya tensi kompetitif di kualifikasi wilayah Concacaf.

Tantangan Finansial dan Regenerasi Skuad Amerika Serikat

Mauricio pochettino

Gaji tinggi yang diterima oleh Mauricio Pochettino juga menjadi sorotan tersendiri di tengah minimnya laga kompetitif bergengsi dalam beberapa tahun ke depan.

Federasi sepak bola setempat harus merogoh kocek sangat dalam berkat dukungan finansial dari para donatur demi mempertahankan sang pelatih di posisinya saat ini.

Di sisi lain, kebutuhan akan regenerasi pemain menjadi pekerjaan rumah yang mendesak mengingat beberapa pilar utama tim kerap diterpa masalah cedera.

Tim asuhan Pochettino harus mampu menjaga konsistensi performa dan menemukan talenta baru agar siap menghadapi persaingan ketat di panggung sepak bola global.

Topics
mauricio pochettino usmnt us soccer piala dunia 2030 sepak bola concacaf
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.