Mauricio Pochettino memperpanjang kontrak sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Amerika Serikat hingga Piala Dunia 2030 setelah membawa skuad tersebut melaju ke babak 16 besar turnamen sebelumnya.
US Soccer memutuskan untuk mempertahankan juru taktik asal Argentina tersebut meskipun perjalanan tim sempat terhenti di tangan Belgia pada babak gugur.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKeputusan memperpanjang masa bakti ini dinilai sejumlah pihak sebagai langkah berisiko mengingat rekam jejak pelatih terdahulu yang kerap kesulitan pada periode kedua mereka.
Selain masalah historis, program jangka panjang USMNT ke depan tidak akan langsung menyajikan laga-laga bertekanan tinggi karena minimnya tensi kompetitif di kualifikasi wilayah Concacaf.
Tantangan Finansial dan Regenerasi Skuad Amerika Serikat
Gaji tinggi yang diterima oleh Mauricio Pochettino juga menjadi sorotan tersendiri di tengah minimnya laga kompetitif bergengsi dalam beberapa tahun ke depan.
Federasi sepak bola setempat harus merogoh kocek sangat dalam berkat dukungan finansial dari para donatur demi mempertahankan sang pelatih di posisinya saat ini.
Di sisi lain, kebutuhan akan regenerasi pemain menjadi pekerjaan rumah yang mendesak mengingat beberapa pilar utama tim kerap diterpa masalah cedera.
Tim asuhan Pochettino harus mampu menjaga konsistensi performa dan menemukan talenta baru agar siap menghadapi persaingan ketat di panggung sepak bola global.