Michelob Ultra menduduki peringkat pertama sebagai bir paling populer di Amerika Serikat berdasarkan analisis data pencarian Google yang dilakukan oleh Innerbody. Riset tersebut memantau 36 merek bir terkemuka di 50 negara bagian dan Washington, D.C., selama periode 12 bulan dengan pembobotan volume pencarian kumulatif.
Setelah bir rendah karbohidrat tersebut, laporan mencatat Bud Light, Stella Artois, Budweiser, dan Guinness sebagai lima merek bir paling diminati secara nasional. Pemilik Michelob Ultra, yakni Anheuser-Busch, mengonfirmasi bahwa merek ini telah menjadi bir terlaris di AS setelah mengalami pertumbuhan 15 persen sejak tahun 2020.
Sementara itu, Stella Artois memimpin pencarian di 12 negara bagian serta Washington, D.C., menjadikannya merek dengan cakupan wilayah terbanyak di daftar tersebut. Bir asal Belgia ini sangat mendominasi di wilayah seperti New York, Florida, Georgia, hingga Virginia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, Guinness menjadi satu-satunya bir hitam sekaligus stout yang masuk dalam jajaran lima besar nasional. Jenama asal Irlandia ini mencatatkan basis penggemar yang kuat di sepanjang Pantai Timur AS, termasuk di negara bagian Connecticut, Maryland, New Jersey, dan Rhode Island.
Loyalitas Negara Bagian pada Bir Lokal
Meskipun merek-merek nasional mendominasi peringkat teratas, sejumlah negara bagian masih menunjukkan kesetiaan tinggi terhadap bir lokal yang memiliki sejarah panjang. Colorado, misalnya, menempatkan Fat Tire sebagai bir yang paling banyak dicari oleh warganya.
Massachusetts menunjukkan preferensi kuat pada Samuel Adams Boston Lager yang pertama kali diseduh di Boston pada tahun 1984. Selain itu, Missouri tetap setia pada Budweiser yang lahir di St. Louis sejak tahun 1876.
Negara bagian Washington memfavoritkan Rainier Beer yang telah diproduksi di Seattle sejak 1878, sedangkan Wisconsin memilih Miller Lite sebagai bir andalan mereka. Di Minnesota, Hamm's yang pertama kali diseduh di St. Paul pada tahun 1865 memimpin daftar pencarian.
Fenomena menarik terlihat di Michigan di mana warga setempat paling banyak mencari Yuengling, pilsner tertua di AS yang diproduksi di Pottsville, Pennsylvania. Data ini memperlihatkan bahwa preferensi konsumen bir di AS terbagi antara dominasi merek skala besar dan kecintaan pada produk lokal.