Carlos Manuel Brito Leal de Queiroz dikenal luas sebagai salah satu juru taktik paling berpengalaman di kancah sepak bola internasional. Lahir di Mozambik pada 1 Maret 1953, pelatih asal Portugal ini telah memimpin berbagai tim nasional lintas benua tampil di ajang Piala Dunia.
Perjalanan kariernya di dunia kepelatihan mencakup catatan gemilang saat mendampingi Sir Alex Ferguson sebagai asisten manajer di Manchester United. Selain itu, ia juga pernah membesut klub raksasa Spanyol Real Madrid serta melatih tim nasional Portugal, Iran, Kolombia, hingga Mesir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagai pelatih, Queiroz memiliki rekam jejak mentereng dalam mengantarkan negara asuhannya lolos ke putaran final Piala Dunia. Ia sukses membawa Afrika Selatan, Portugal, Iran, hingga Ghana menembus panggung sepak bola terakbar sejagat tersebut.
Di level klub, sentuhan taktik Queiroz turut memberikan pengaruh besar bagi perkembangan strategi modern. Pengalamannya bekerja dengan pemain bintang dunia di Real Madrid maupun Manchester United menjadikannya salah satu figur manajerial paling disegani.
Rekor Panjang Bersama Iran dan Kiprah Internasional
Karier kepelatihan Queiroz mencapai salah satu periode paling menonjol saat ia menukangi tim nasional Iran selama hampir delapan tahun. Ia tercatat sebagai pelatih terlama dalam sejarah Team Melli dan berhasil membawa mereka tampil di tiga edisi Piala Dunia beruntun.
Selama menukangi Iran, Queiroz dikenal inovatif karena aktif memanggil pemain-pemain keturunan Iran yang berkarier di liga Eropa. Langkah tersebut terbukti sukses mendongkrak daya saing skuad Iran di level Asia maupun internasional.
Meski kerap diwarnai dinamika kontroversial dan pergantian tim, dedikasinya terhadap sepak bola tidak pernah surut. Kiprahnya melintasi berbagai negara membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih dengan pemahaman taktik mendalam.
Hingga kini, nama Carlos Queiroz tetap diperhitungkan sebagai arsitek lapangan hijau yang memiliki pengaruh besar. Warisan taktik serta pengalamannya terus menginspirasi generasi pelatih muda di seluruh dunia.