Commission on Narcotic Drugs atau CND merupakan salah satu komisi fungsional di bawah Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memegang kendali sebagai pusat kebijakan narkotika global.
Sejarah badan ini berakar dari Liga Bangsa-Bangsa melalui komisi penasihat opium pada tahun 1920 sebelum akhirnya resmi didirikan oleh resolusi ECOSOC pada tahun 1946 pasca Perang Dunia II dengan 15 negara anggota awal.
Dalam menjalankan tugasnya, komisi ini memiliki dua mandat utama meliputi bidang kebijakan pengendalian narkotika internasional serta penentuan ruang lingkup kontrol zat berdasarkan konvensi global yang berlaku.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeOrganisasi ini berkedudukan di Vienna International Center, Austria, serta beranggotakan 53 negara anggota yang dipilih untuk masa jabatan empat tahun melalui kelompok regional PBB.
Struktur Mandat dan Kritik CND PBB
Sidang tahunan komisi ini menjadi ajang strategis negara-negara anggota membahas kebijakan narkotika global sekaligus mengawasi kinerja United Nations Office on Drugs and Crime.
Meskipun berperan vital, komisi ini kerap menghadapi berbagai kritik terkait proses birokrasi yang lambat serta kurangnya koordinasi mendalam bersama lembaga hak asasi manusia lainnya.
Keputusan penentuan jadwal zat narkotika sering kali dinilai lebih didominasi oleh kepentingan politik negara-negara anggota ketimbang pertimbangan ahli kesehatan murni.
Partisipasi masyarakat sipil termasuk organisasi nonpemerintah dan akademisi juga dinilai masih sangat terbatas dalam ruang perundingan kebijakan strategis tersebut.
Namun demikian, tradisi konsensus Wina tetap dipertahankan untuk menjaring solusi bersama di antara negara-negara berdaulat dalam menghadapi dinamika kejahatan narkotika lintas negara.