Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Profil Crown Castle, Raksasa Menara...
INTERNASIONAL

Profil Crown Castle, Raksasa Menara Telekomunikasi AS

By Dewi Lestari • 2 min read • 13 Agustus 2026
Gedung perkantoran Crown Castle di Amerika Serikat

Gedung perkantoran Crown Castle di Amerika Serikat

Crown Castle Inc. adalah perusahaan real estate investment trust sekaligus penyedia infrastruktur komunikasi bersama di Amerika Serikat yang berkantor pusat di Houston, Texas. Perusahaan ini mengoperasikan dan menyewakan sekitar 40.000 menara seluler di seluruh wilayah AS.

Portofolio nasional tersebut berfungsi sebagai fondasi konektivitas nirkabel dalam memberikan akses data penting dan teknologi bagi masyarakat serta komunitas. Perusahaan bermula dari pendirian Crown Communications pada tahun 1980 oleh Robert dan Barbara Crown di Green Tree, Pennsylvania.

Seiring berjalannya waktu, Crown Communications bergabung dengan Castle Tower Corporation asal Houston pada tahun 1997 untuk membentuk Crown Castle International. Merger ini resmi diselesaikan pada Januari 1998 dan berhasil melipatgandakan total aset perusahaan.

Perusahaan terus melakukan ekspansi strategis melalui berbagai akuisisi besar, termasuk pembelian Global Signal Inc. pada tahun 2007 dan NextG Networks pada tahun 2011. Langkah tersebut memperkuat posisi mereka dalam sektor infrastruktur jaringan telekomunikasi nirkabel.

Transformasi Bisnis dan Fokus Baru Menara Seluler

Transformasi besar terjadi ketika perusahaan mulai memperluas jangkauan ke teknologi seluler skala kecil serta jaringan serat optik melalui akuisisi Sunesys dan Lightower. Ekspansi ini sempat mendongkrak pendapatan secara signifikan dalam beberapa tahun operasional.

Berdasarkan performa finansial dari pendapatan tahun 2019, Crown Castle berhasil masuk dalam daftar prestisius Fortune 500 untuk pertama kalinya pada peringkat 496 di tahun 2020.

Memasuki tahun 2025, perusahaan mengumumkan strategi baru untuk melakukan divestasi pada lini bisnis serat optik dan seluler skala kecil demi fokus penuh pada kepemilikan menara. Penjualan aset tersebut kepada Zayo Group Holdings dan EQT Active Core Infrastructure rampung pada Mei 2026.

Melalui transaksi senilai miliaran dolar tersebut, perusahaan menerima dana tunai bersih dan sukses bertransisi menjadi perusahaan menara telekomunikasi murni di Amerika Serikat.

Topics
crown castle profil menara seluler telekomunikasi amerika serikat bisnis infrastruktur
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.