Gartner, Inc. dikenal sebagai perusahaan riset dan penasihat asal Amerika Serikat yang berfokus pada topik bisnis dan teknologi. Perusahaan ini menyediakan berbagai produk dan layanan melalui laporan riset, konferensi, serta konsultasi bagi korporasi besar, instansi pemerintah, dan perusahaan teknologi.
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1979 oleh Gideon Gartner dan David Stein guna menyediakan riset industri IT bagi para pelaku bisnis komputer. Gideon Gartner sebelumnya pernah bekerja di IBM dan mengkhususkan diri pada informasi seputar produk-produk perusahaan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSeiring berjalannya waktu, Gartner, Inc. berkembang pesat dan mulai meluncurkan berbagai kerangka kerja populer seperti Magic Quadrant dan Hype Cycle yang menjadi standar industri dalam menilai adopsi teknologi baru.
Hingga kini, Gartner terus memperluas operasi globalnya melalui berbagai akuisisi strategis serta memimpin pasar riset teknologi internasional dengan puluhan ribu karyawan di berbagai negara.
Perjalanan Ekspansi dan Inovasi Riset Teknologi
Perjalanan bisnis Gartner ditandai dengan berbagai transformasi korporasi, termasuk melantai di bursa saham dan diakuisisi oleh beberapa perusahaan investasi besar sebelum kembali menjadi perusahaan publik.
Di bawah kepemimpinan Gene A. Hall sebagai CEO, Gartner agresif memperluas jangkauan pasarnya melalui akuisisi sejumlah perusahaan riset dan platform ulasan bisnis terkemuka seperti AMR Research, Capterra, hingga CEB.
Langkah strategis tersebut memperkuat posisi Gartner sebagai penyedia wawasan bisnis dan teknologi nomor satu di dunia dengan pangsa pasar yang sangat dominan.
Melalui laporan mendalam serta analisis pasar yang komprehensif, Gartner tetap menjadi rujukan utama bagi para pengambil keputusan korporasi global dalam menentukan arah strategi teknologi.