Profil HP Inc mengupas perjalanan salah satu raksasa teknologi informasi multinasional paling berpengaruh di dunia yang bermarkas di Palo Alto, California. Perusahaan ini memproduksi berbagai perangkat komputer pribadi, printer, perangkat keras penunjang kerja, serta layanan percetakan tiga dimensi.
Berdasarkan data penjualan global, perusahaan ini memegang posisi sebagai vendor komputer pribadi terbesar kedua di dunia setelah Lenovo. Jejak langkahnya di industri teknologi bermula dari sejarah panjang pendirian perusahaan perintis Hewlett-Packard pada tahun 1939 silam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeRestrukturisasi besar terjadi pada November 2015 ketika Hewlett-Packard resmi membagi lini bisnisnya menjadi dua entitas publik yang terpisah. Divisi produk perusahaan dan layanan bisnis dialihkan ke Hewlett Packard Enterprise, sementara lini komputer serta printer dipertahankan di bawah bendera HP Inc.
Sepanjang perjalanannya, perusahaan terus memperkuat portofolio bisnis melalui berbagai aksi korporasi strategis seperti akuisisi divisi printer Samsung Electronics hingga merek periferal gaming HyperX. Komitmen dalam menghadirkan inovasi mutakhir juga terus dilakukan seiring perkembangan era digital dan teknologi modern.
Transformasi Menuju Era Komputasi Kecerdasan Buatan
Transformasi teknologi terus digencarkan oleh perusahaan guna menghadapi persaingan ketat di industri perangkat keras global. Salah satu langkah terbarunya adalah restrukturisasi jajaran komputer konsumen dengan memperkenalkan lini merek Omni yang ditenagai oleh kecerdasan buatan.
Selain pembaruan lini produk, perusahaan juga memperkuat ekosistem kecerdasan buatan melalui akuisisi aset strategis dari Humane serta peluncuran platform perangkat lunak AI bernama HP IQ. Inovasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai perangkat keras kantor dan rumahan secara cerdas.
Di tengah dinamika industri, perusahaan juga sempat melewati berbagai tantangan bisnis termasuk penolakan tawaran akuisisi sepihak dari Xerox pada tahun 2020. Keteguhan manajemen dalam mempertahankan independensi perusahaan berhasil menjaga stabilitas operasional dan nilai bagi para pemegang saham.
Dengan konsistensi dalam riset, pengembangan produk berkualitas tinggi, serta adopsi teknologi masa depan, perusahaan terus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar teknologi informasi global hingga saat ini.