Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Profil Verizon, Raksasa...
INTERNASIONAL

Profil Verizon, Raksasa Telekomunikasi Terbesar di Amerika Serikat

By Dewi Lestari • 2 min read • 13 Agustus 2026
Gedung kantor pusat Verizon di New York City Amerika Serikat

Gedung kantor pusat Verizon di New York City Amerika Serikat

Verizon Communications Inc. merupakan perusahaan telekomunikasi multinasional terkemuka asal Amerika Serikat yang berpusat di New York City dan dikenal luas sebagai penyedia layanan seluler utama.

Perusahaan ini memiliki sejarah panjang yang bermula pada tahun 1983 sebagai Bell Atlantic menyusul pemecahan sistem monopoli Bell System menjadi tujuh perusahaan regional.

Transformasi besar terjadi pada tahun 2000 ketika Bell Atlantic bergabung dengan GTE dan resmi mengubah namanya menjadi Verizon yang diambil dari gabungan kata veritas dan horizon.

Hingga kini, perusahaan terus memperkuat posisinya di kancah global melalui berbagai ekspansi strategis, termasuk pengembangan jaringan pita lebar serta akuisisi perusahaan media dan telekomunikasi.

Transformasi Jaringan dan Ekspansi Bisnis Global Verizon

Sepanjang perjalanan operasionalnya, Verizon konsisten melakukan inovasi teknologi dengan menghadirkan layanan seluler mutakhir serta memperluas jangkauan infrastruktur digital nasional.

Perusahaan juga memperkuat portofolio bisnis korporat melalui akuisisi penyedia layanan jarak jauh MCI guna memperluas jangkauan layanan ke pasar komersial global.

Selain sektor seluler, ekspansi bisnis mencakup peluncuran layanan internet serat optik Fios guna memenuhi kebutuhan konektivitas internet kecepatan tinggi bagi konsumen.

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Verizon terus mempertahankan dominasinya sebagai salah satu pilar utama industri telekomunikasi modern dunia.

Topics
verizon profil perusahaan telekomunikasi operator seluler amerika serikat teknologi bisnis bell atlantic
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.