Arkeolog Mesir menemukan 20 batu nisan berukir dewa kuno serta sarkofagus di situs arkeologi Tell El Deir yang mengungkap jejak pengaruh Yunani dan Romawi pada tradisi pemakaman Mesir kuno.
Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir menyampaikan bahwa penemuan tersebut mencakup koleksi jimat pemakaman serta batu nisan yang dihiasi simbol keagamaan seperti griffin, Agathodaemon, dan Isis-Thermouthis.
Hadirnya figur dewa campuran itu memperlihatkan adanya akulturasi budaya yang kuat antara tradisi masyarakat Yunani, Romawi, dan warisan leluhur Mesir pada masa lampau.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala Dr. Hisham El-Leithy menyatakan bahwa temuan penting ini membuka cakrawala baru untuk memahami perkembangan kompleks pemakaman di kawasan Delta Nil.
Pusat Pemakaman Kuno dan Sarkofagus Berusia Ribuan Tahun
Situs Tell El Deir terbukti bukan sekadar lokasi penguburan biasa melainkan pusat pemakaman terpadu yang merekam adat istiadat dari Periode Akhir hingga era Romawi.
Tim arkeolog juga mendapati peti mati keramik antropoid berbentuk tong, pembakar dupa tembikar, serta lampu hias kuno di sekitar area penggalian.
Kepala Sektor Purbakala Mesir Mohamed Abdel Badie menjelaskan bahwa ekskavasi terpisah di Marina El Alamein turut menghasilkan belasan makam batu karang dan sarkofagus granit utuh.
Studi mendalam terhadap kerangka manusia di dalam sarkofagus tersebut kini terus berjalan guna mengungkap identitas serta status sosial pemilik makam kuno.