Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Profil Kota Tanjungpinang, Jejak...
NASIONAL

Profil Kota Tanjungpinang, Jejak Sejarah Kesultanan hingga Pusat Provinsi

By Bambang Prasetyo 2 min read 16 Agustus 2026
Pemandangan kawasan pesisir dan pelabuhan di Kota Tanjungpinang

Pemandangan kawasan pesisir dan pelabuhan di Kota Tanjungpinang

Kota Tanjungpinang merupakan ibu kota Provinsi Kepulauan Riau yang terletak di Pulau Bintan serta beberapa pulau kecil di sekitarnya seperti Pulau Dompak dan Pulau Penyengat. Berdasarkan data akhir tahun 2025, jumlah penduduk wilayah otonom ini tercatat mencapai 241.266 jiwa dengan luas wilayah sekitar 144,56 kilometer persegi.

Berdasarkan catatan sejarah, kawasan ini dulunya merupakan pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga serta Kesultanan Johor setelah runtuhnya Malaka. Peran strategis wilayah tersebut terus berlanjut hingga masa Hindia Belanda sebagai pusat Karesidenan Riouw sebelum akhirnya resmi menjadi ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam hal demografi, suku Melayu menjadi penduduk asli dan kelompok terbesar yang berbaur harmonis dengan suku Bugis, Tionghoa, Minangkabau, serta Jawa. Keberagaman etnis ini membentuk identitas budaya lokal yang kuat dengan penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa dominan sehari-hari.

Sektor transportasi di daerah ini sangat mengandalkan jalur perairan melalui pelabuhan domestik maupun internasional seperti Pelabuhan Sri Bintan Pura. Selain itu, mobilitas udara juga ditunjang oleh Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah yang menghubungkan kota ini dengan berbagai wilayah lain.

Potensi Pariwisata dan Destinasi Religi Pulau Penyengat

Pulau Penyengat menjadi salah satu ikon pariwisata unggulan di Kota Tanjungpinang yang dapat ditempuh dalam waktu singkat melalui transportasi laut dari pusat kota. Pulau bersejarah seluas 3,5 kilometer persegi ini menyimpan banyak peninggalan masa lalu yang telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya.

Selain wisata sejarah, kawasan Kampung Bugis dan Kampung Senggarang menawarkan daya tarik wisata religi berkat keberadaan kelenteng serta vihara kuno. Destinasi modern seperti Tepi Laut, Tersenarai pusat perbelanjaan, dan Pantai Impian juga melengkapi ragam pilihan rekreasi bagi wisatawan.

Sektor pariwisata daerah berjuluk Kota Gurindam ini didukung oleh fasilitas akomodasi yang memadai, mulai dari hotel berbintang hingga hotel melati serta pusat kuliner khas. Berbagai hidangan laut ala Melayu dan kuliner Tionghoa menjadi daya tarik tersendiri bagi pelancong mancanegara maupun domestik.

Pemerintah daerah terus mengoptimalkan berbagai potensi unggulan tersebut guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat posisi kota sebagai pusat jasa dan perdagangan regional.

Topics
kota tanjungpinang kepulauan riau pulau penyengat sejarah pariwisata pelabuhan sri bintan pura budaya melayu ekonomi
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.