Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Profil Lambang Kekaisaran Jepang,...
NASIONAL

Profil Lambang Kekaisaran Jepang, Sejarah Bunga Seruni Megah

By Redaksi Kabayan News 2 min read 15 Agustus 2026
Ilustrasi lambang kekaisaran Jepang berwujud bunga seruni

Ilustrasi lambang kekaisaran Jepang berwujud bunga seruni

Lambang kekaisaran Jepang atau yang populer dikenal sebagai kikumon merupakan simbol resmi yang digunakan oleh kaisar serta anggota keluarga kekaisaran. Lambang ini berfungsi setara dengan lambang negara dan dapat dijumpai pada berbagai dokumen resmi negara seperti paspor Jepang.

Secara visual, simbol ini menampilkan gambar bunga seruni berwarna kuning atau oranye dengan latar belakang serta aksen garis tepi yang khas. Penggunaan bunga seruni dengan keunikan 16 kelopak daun bunga telah lama menjadi identitas utama bagi penguasa monarki tertinggi di negara tersebut.

Dalam perkembangannya, sejarah pencatatan lambang ini berakar dari tradisi feodal Jepang masa lampau ketika aturan ketat diberlakukan terkait siapa saja yang berhak memakainya. Pada periode Meiji, penggunaan lambang dengan 16 kelopak daun bunga secara eksklusif hanya diperuntukkan bagi sang kaisar.

Kini, selain melekat pada institusi kekaisaran, variasi bentuk dari lambang tersebut juga menghiasi berbagai penghargaan negara, lencana anggota parlemen, serta standar kehormatan keluarga kekaisaran.

Sejarah dan Makna Kikumon dalam Tradisi Kekaisaran

Perjalanan sejarah kikumon mencatat berbagai catatan menarik mengenai dinamika politik dan kekuasaan di masa lampau. Pada masa Restorasi Meiji hingga era modern, aturan hukum dan tradisi istana menjaga kesakralan lambang ini agar tidak disalahgunakan oleh pihak luar.

Catatan sejarah juga memperlihatkan kisah Kaisar Go-Daigo yang pernah menggunakan variasi 17 kelopak daun bunga ketika diasingkan demi membedakan dirinya dari kubu pen Saingan. Hal tersebut menunjukkan bahwa modifikasi jumlah kelopak daun bunga pernah dipakai sebagai penanda legitimasi politik.

Bunga seruni sendiri sejak dulu dianggap sebagai tanaman mulia dalam kultur masyarakat setempat. Filosofi keagungan dan ketahanan hidup yang melekat pada bunga tersebut memperkuat kedudukannya sebagai simbol resmi negara yang dihormati.

Hingga saat ini, warisan budaya berupa lambang kekaisaran tersebut tetap dijaga kelestariannya sebagai bagian dari identitas sejarah panjang peradaban bangsa Jepang di kancah dunia.

Topics
jepang kekaisaran jepang kikumon sejarah budaya
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.