Kimberly Brown mengungkapkan duka mendalam menyusul kematian tragis putra bungsu mereka, Haze, yang baru berusia 2 tahun akibat insiden tenggelam di kolam renang keluarga pada bulan Juli lalu.
"I miss my baby. I miss him so much it physically hurts. Our bright light and source of pure joy is gone," tulis Kimberly melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Peristiwa menyedihkan tersebut terjadi di kediaman mereka di Clovis, California, pada Minggu, 26 Juli 2026, sekitar pukul 20.00 waktu setempat, ketika seorang anggota keluarga mendapati balita tersebut tidak responsif di dalam air.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTim paramedis segera tiba di lokasi untuk melakukan pertolongan pertama berupa CPR sebelum melarikan diri korban ke rumah sakit terdekat, namun nyawa sang anak tidak berhasil diselamatkan.
Curahan Hati Istri Curtis Brown Kehilangan Sang Buah Hati
Detektif kepolisian setempat yang melakukan penyelidikan memastikan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi mencurigakan di balik insiden kecelakaan tragis yang merenggut nyawa balita tersebut.
Dalam unggahan emosionalnya, ibu dari lima anak ini mengenang berbagai momen kebersamaan serta impian masa depan yang pupus bersama putra kecilnya yang dikenal ceria.
Haze seharusnya tumbuh bersama saudara-saudaranya, termasuk kakak-kakaknya yang telah menyiapkan diri untuk mengajarinya bermain basket serta menemani keseharian mereka di rumah.
"I want all the days. I want my baby back. I would give anything in this world for the life we were supposed to have," ujar Kimberly mengungkapkan kerinduannya yang begitu mendalam.
Pasangan Curtis Brown dan Kimberly diketahui juga memiliki empat anak lainnya yaitu triplets Julie, Cruze, dan Kash yang berusia 13 tahun serta Trey yang berusia 12 tahun.
Curtis Brown sendiri merupakan mantan atlet running back terkemuka yang pernah memperkuat tim football Brigham Young University pada rentang tahun 2002 hingga 2006.