Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengakui bahwa timnya masih berada dalam fase membangun tim setelah menelan kekalahan 1-2 dari Liverpool pada pertandingan perdana Liga Champions di stadion Anfield.
"Saya telah mengatakan bahwa kami berada dalam fase membangun. Orang-orang tidak suka mendengar hal itu, tetapi kami sedang membangun dan masih memiliki beberapa hal untuk dibereskan," ujar Simeone usai pertandingan.
Kekalahan tersebut memperpanjang catatan negatif Los Rojiblancos setelah sebelumnya juga takluk 0-3 dari Athletic Club di ajang Liga Spanyol. Simeone menyoroti lini pertahanan timnya yang telah kebobolan 3 gol di Bilbao, 1 gol di Sevilla, dan 2 gol saat menghadapi Liverpool.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kami harus bekerja keras. Apa yang penting dan apa yang dihitung adalah hasil akhir di papan skor," tegas pelatih asal Argentina tersebut.
Evaluasi Performa Pemain dan Sistem Permainan
Dalam laga tersebut, pelatih berusia 55 tahun ini memberikan pujian khusus kepada rekrutan anyar Cristian Romero yang dinilai tampil solid serta menunjukkan rasa tanggung jawab tinggi di lapangan.
Selain itu, performa penyerang Julian Alvarez turut mendapatkan apresiasi positif karena terus meminta bola sepanjang 90 menit pertandingan meskipun timnya harus pulang tanpa poin.
Evaluasi menyeluruh terus dilakukan oleh jajaran pelatih menyusul penurunan performa skuad asuhannya pada babak kedua pertandingan melawan skuad asuhan Arne Slot.
"Saya pikir wajar untuk tidak tampil pada level yang sama di babak kedua, itu berarti kami tidak bugar secara fisik. Di babak pertama kami bermain baik," jelas Simeone mengulas jalannya laga.
Perubahan strategi dan pergantian pemain dilakukan untuk mencari solusi mengejar ketertinggalan, namun detail-detail kecil di atas lapangan justru menjadi penentu hasil akhir.
"Detail kecil dalam sepak bola adalah penentu apakah Anda berada di papan atas, tengah, atau bawah klasemen," imbuh juru taktik berpengalaman tersebut.
Tim pelatih kini fokus memperbaiki kesalahan mendasar agar Atletico Madrid mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi kompetisi Eropa musim ini.