Barcelona mulai menjajaki kemungkinan merekrut striker Villarreal, Georges Mikautadze, sebagai opsi alternatif setelah perburuan utama mereka terhadap Julián Álvarez menemui hambatan. Meski Julián Álvarez telah menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Barcelona kepada pelatih Atlético Madrid, Diego Simeone, klub ibu kota tersebut belum menunjukkan tanda-tanda bersedia melepas penyerang asal Argentina itu.
Upaya Barcelona untuk menggaet Julián Álvarez saat ini terhenti lantaran sikap keras manajemen Atlético Madrid yang belum melunak. Kondisi ini membuat departemen olahraga Barcelona tidak ingin terus menunggu dan mulai bergerak cepat dengan mempertimbangkan sejumlah nama penyerang lain untuk mengisi lini depan mereka musim ini.
Georges Mikautadze muncul sebagai kandidat serius setelah Barcelona dikabarkan telah melakukan kontak dengan rombongan pemain asal Georgia tersebut. Beberapa laporan media lokal menyebutkan bahwa sang pemain telah memberikan lampu hijau untuk kemungkinan kepindahan ke Camp Nou, meskipun negosiasi formal antara kedua klub belum dimulai secara intensif.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeVillarreal memasang harga antara 60 juta Euro hingga 65 juta Euro untuk melepas Mikautadze ke Barcelona. Angka tersebut dianggap oleh manajemen Blaugrana lebih realistis dan memungkinkan dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan jika memaksakan kepindahan Julián Álvarez dari Metropolitano dalam waktu dekat.
Strategi Darurat Barcelona di Bursa Transfer
Kualitas Mikautadze sendiri sudah teruji di La Liga dengan mencatatkan 15 gol serta 6 assist di semua kompetisi pada musim lalu. Statistik ini membantu Villarreal finis di posisi ketiga klasemen akhir dan mengamankan tiket Liga Champions, sebuah performa yang membuat tim rekrutmen Barcelona tertarik pada versatilitas sang penyerang di lapangan.
Barcelona juga tetap bersikap waspada dengan memantau opsi lain di bursa transfer. Direktur olahraga Barcelona, Deco, bahkan dikabarkan telah bertemu dengan agen dari striker Inter Milan, Lautaro Martínez, di Madrid untuk menanyakan situasi sang pemain apabila opsi utama dan cadangan sebelumnya gagal terealisasi sepenuhnya.
Langkah Barcelona menjajaki kemungkinan merekrut Georges Mikautadze merupakan bentuk kehati-hatian manajemen agar tidak kehabisan waktu di penghujung bursa transfer. Saat ini, fokus utama tim tetap pada Julián Álvarez, namun kurangnya urgensi dari pihak Atlético Madrid untuk bernegosiasi membuat klub harus memiliki rencana cadangan yang matang.
Mikautadze sendiri memiliki kontrak jangka panjang di Villarreal hingga Juni 2031 setelah didatangkan dari Olympique Lyonnais pada September 2025 lalu dengan nilai 31 juta Euro. Fleksibilitas pemain yang sering digeser Marcelino dari posisi striker tengah ke area sayap ini menjadi daya tarik utama bagi skema taktik yang diinginkan tim pelatih Barcelona.
Pertemuan Deco dengan agen Lautaro Martínez yang dilaporkan oleh jurnalis Gerard Romero menegaskan bahwa Barcelona tidak ingin bergantung pada satu target saja. Hal ini menunjukkan bahwa klub masih memiliki rencana yang cair terkait kebutuhan mereka akan penyerang tengah baru guna memperkuat daya gedor di kompetisi musim 2026/2027.
Kondisi ketidakpastian ini menuntut Deco untuk terus berkomunikasi dengan berbagai pihak agar mendapatkan gambaran jelas mengenai persyaratan finansial dan kesediaan pemain. Meskipun belum ada negosiasi aktif untuk nama selain Julián Álvarez, pergerakan Barcelona menunjukkan ambisi besar untuk memastikan kedalaman skuad sebelum bursa transfer resmi ditutup.