Biografi Soeratin Sosrosoegondo mengisahkan perjalanan hidup seorang insinyur sipil dan administrator brilian yang mendedikasikan hidup bagi kemajuan sepak bola nasional.
Lahir dari keluarga terpelajar, ia menyelesaikan pendidikan teknik tinggi di Jerman sebelum pulang ke tanah air pada tahun 1928 untuk merintis pendirian induk organisasi olahraga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis dari awak media, pendirian PSSI pada tanggal 19 April 1930 di Yogyakarta menjadi wujud nyata pergerakan nasional dalam menumbuhkan rasa persatuan.
Sebagaimana dilaporkan dalam catatan sejarah, ia mengadakan pertemuan secara sembunyi dengan para tokoh pribumi di berbagai kota guna menghindari pengawasan ketat aparat kolonial.
Pengorbanan besar diberikan sang tokoh kala memutuskan keluar dari perusahaan Belanda demi fokus mengurus organisasi hingga menjabat ketua umum selama sebelas periode berturut-turut.
Namanya kini abadi sebagai lambang kompetisi sepak bola junior usia muda melalui ajang Piala Soeratin setelah wafat pada tahun 1959 dalam kondisi kesusahan ekonomi.