Klub Liga Inggris Chelsea dipastikan bakal menggelar pertandingan Liga Champions di Stadion Stamford Bridge setelah sepakat menampung Shakhtar Donetsk untuk melakoni laga kandang musim ini.
Klub asal Ukraina tersebut terpaksa tidak bermain di stadion kandang mereka yakni Donbas Arena selama lebih dari 12 tahun akibat invasi militer Rusia ke Ukraina.
Sebelum memilih markas The Blues di London barat, Shakhtar sempat menggunakan berbagai kota di Eropa sebagai rumah sementara seperti Hamburg dan Warsawa, serta sempat mempertimbangkan Stadion Gtech milik Brentford.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMusim lalu Chelsea mengalami keterpurukan di peringkat ke-10 klasemen akhir Liga Inggris setelah berganti dua manajer permanen, sehingga gagal mengamankan satupun tiket kompetisi Eropa.
Shakhtar Donetsk Sambut Antusias Kesepakatan dengan Chelsea
Kondisi tersebut membuat Stadion Stamford Bridge kosong pada malam pertandingan Liga Champions, dan manajemen klub memutuskan meminjamkan stadion berkapasitas 40.341 penonton tersebut kepada Shakhtar.
Pihak klub menyatakan kesiapan mereka menyambut Shakhtar dan bekerja sama secara intensif selama beberapa pekan ke depan guna memastikan kelancaran serta keamanan hari pertandingan bagi suporter.
Manajemen Shakhtar Donetsk menyampaikan apresiasi mendalam kepada manajemen Chelsea atas kesempatan langka menggunakan salah satu stadion paling bersejarah di kancah sepak bola dunia tersebut.
"Bermain di kandang Liga Champions di Stamford Bridge merupakan kesempatan spesial bagi Shakhtar dan kami berterima kasih kepada Chelsea FC atas kesempatan ini," tulis pernyataan resmi klub.
Stadion Stamford Bridge sendiri tidak asing bagi Shakhtar karena mereka pernah bertanding satu kali di sana pada November 2012, di mana mereka takluk lewat gol sundulan menit akhir dari Victor Moses.
Prestasi terbaik Shakhtar di Liga Champions tercatat pada tahun 2011 ketika mereka sukses menembus babak perempat final setelah menjuarai grup yang dihuni oleh Arsenal dan Barcelona.
Kini dengan status bermarkas di London, Shakhtar berharap dukungan dari suporter Ukraina maupun Inggris dapat memberikan emosi tak terlupakan sepanjang kampanye Eropa musim ini.