Sebagaimana diwartakan oleh Mundo Deportivo, ajang balap sepeda bergengsi La Vuelta 2026 resmi dimulai dengan mencatat sejarah baru. Monako didaulat menjadi tuan rumah etape pembuka, menjadikan kota tersebut sebagai lokasi pertama yang pernah menggelar start etape untuk tiga Grand Tour sekaligus, yakni Giro d Italia, Tour de France, dan La Vuelta.
Edisi ke-81 dari ajang La Vuelta ini disebut-sebut sebagai yang tersulit dalam sejarah penyelenggaraannya. Mengusung profil rute yang sangat ekstrem dan penuh tantangan, balapan edisi kali ini sukses memikat bintang asal Slovenia, Tadej Pogacar, yang kembali ambil bagian setelah debutnya pada tahun 2019 silam.
Berdasarkan laporan media setempat, rute tahun ini membentang sepanjang 3.299,2 kilometer yang terbagi dalam 20 etape. Perlombaan akbar ini akan melintasi empat negara berbeda yaitu Monako, Prancis, Andorra, dan baru memasuki wilayah Spanyol pada etape kelima.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTerdapat sejumlah rute berat yang wajib diwaspadai oleh para pebalap kandidat juara, termasuk etape keempat di Andorra yang menyajikan empat tanjakan ekstrem serta etape kesembilan dengan total elevasi positif mencapai lebih dari 5.000 meter. "Rute kali ini benar-benar tidak menawarkan ruang bernapas bagi para protagonis utama," tulis laporan tersebut.
Puncak perhelatan La Vuelta 2026 juga mengalami sedikit penyesuaian karena berbarengan dengan ajang Formula 1. Garis finis penentuan gelar juara tidak diselenggarakan di Madrid, melainkan akan ditutup secara megah di Granada pada 13 September mendatang.