Musim baru Premier League 2026/2027 diprediksi menjadi salah satu kompetisi paling sulit ditebak dalam beberapa tahun terakhir dengan 9 klub mendatangkan manajer baru.
Banyaknya perubahan struktur dan taktik membuat manajer Fantasy Premier League atau FPL harus ekstra cermat dalam meracik skuad demi mendulang poin maksimal sejak pekan pertama.
Kurang dari 33 hari menjadi jarak waktu antara final Piala Dunia dan bergulirnya kompetisi Premier League, yang berpotensi memengaruhi tingkat kebugaran pemain andalan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePemain bintang seperti Erling Haaland dari Manchester City serta bintang Arsenal Declan Rice dan Bukayo Saka mungkin memerlukan waktu adaptasi tambahan akibat minimnya masa persiapan.
Dampak Bursa Transfer dan Jadwal Eropa bagi FPL
Perpindahan pemain bintang ke klub baru juga menuntut kehati-hatian para manajer FPL dalam memilih aset mahal yang belum tentu langsung padu dengan sistem taktik baru.
Klub-klub yang berlaga di kompetisi Eropa seperti Manchester United dan Crystal Palace harus membagi fokus di tengah jadwal padat yang memengaruhi performa pemain kunci.
Sebaliknya, klub seperti Chelsea dan Tottenham Hotspur yang absen di kompetisi Eropa memiliki keuntungan waktu istirahat lebih panjang dan persiapan matang di bawah asuhan pelatih baru.
Selain itu, perubahan pada sistem bonus poin atau BPS kini lebih menguntungkan pemain sayap, bek sayap, dan penjaga gawang dibandingkan pemain bertahan tengah.