Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Fenomena Bintang Top ke Turkish...
OLAHRAGA

Fenomena Bintang Top ke Turkish Süper Lig, Ternyata Ini Alasan Utamanya

By Eko Fudiyanto 3 min read 21 Agustus 2026
Mohamed Salah dan bintang top dunia memilih pindah ke Turkish Süper Lig demi kompetisi Eropa

Mohamed Salah dan bintang top dunia memilih pindah ke Turkish Süper Lig demi kompetisi Eropa

Bursa transfer musim panas 2026 mencatatkan fenomena menarik di Sepak Bola/biografi-nam-tae-hee-gelandang-serang-profesional-dan-tim-nasional-korea-selatan" class="internal-link">dunia sepak bola. Turkish Süper Lig secara mengejutkan menjadi magnet bagi deretan pemain bintang papan atas, mengalahkan daya tarik finansial dari liga di Arab Saudi maupun Major League Soccer (MLS).

Sebagaimana diwartakan oleh Daily Sabah, sederet nama besar seperti Mohamed Salah, Romelu Lukaku, Mason Greenwood, hingga Leandro Trossard kini resmi merumput di Turki. Bahkan, Fenerbahçe sukses memboyong bek tangguh Manchester City, Nathan Ake, untuk memperkuat lini pertahanan mereka.

Mohamed Salah menjadi sorotan utama setelah kepindahannya ke Trabzonspor. Kapten timnas Mesir tersebut meninggalkan Liverpool dengan status bebas transfer dan menandatangani kontrak dua tahun. Dilaporkan, klub tersebut berani memberikan paket gaji fantastis mencapai 17 juta euro per musim, termasuk bonus dan royalti produk atas namanya.

Tak mau kalah, Fenerbahçe mengambil langkah agresif dengan mendatangkan Mason Greenwood dari Marseille seharga 39 juta euro. Sementara itu, Romelu Lukaku bergabung dengan status kontrak satu tahun, dan Beşiktaş sukses mengamankan jasa Leandro Trossard dari Arsenal dengan nilai transfer sekitar 18 juta euro.

Menurut analisis, alasan utama para pemain ini memilih Turki adalah keberadaan kompetisi UEFA. Berbeda dengan liga di Arab Saudi atau MLS, Turkish Süper Lig menawarkan kesempatan bagi pemain untuk tetap berkompetisi di panggung tertinggi Eropa, seperti Liga Champions atau Liga Europa.

Selain faktor kompetisi, fanatisme pendukung di Turki menjadi nilai tambah. "Lebih dari 20.000 suporter Beşiktaş memadati stadion hanya untuk menyambut peresmian Trossard, ini menunjukkan betapa besar animo dan ekspektasi yang diberikan kepada para pemain baru," tulis laporan tersebut.

Namun, fenomena ini tidak lepas dari risiko besar. Empat klub raksasa Turki, yakni Galatasaray, Fenerbahçe, Beşiktaş, dan Trabzonspor, diketahui mengelola utang kolektif mencapai 85 miliar lira atau sekitar 1,6 miliar euro. Investasi besar ini dilakukan demi ambisi meraih gelar liga dan kesuksesan di kancah Eropa.

Strategi ini merupakan pertaruhan besar bagi klub-klub tersebut. Meski memiliki formula yang kuat untuk menarik pemain dengan kombinasi gaji kompetitif dan atmosfer sepak bola Eropa yang intens, keberlanjutan model finansial ini tetap menjadi pertanyaan besar di masa depan.

Topics
turkish süper lig sepak bola mohamed salah transfer pemain eropa bisnis sepak bola fenerbahçe galatasaray
Jurnalis Olahraga Senior

Eko Fudiyanto adalah jurnalis olahraga yang telah meliput berbagai ajang olahraga nasional dan internasional. Dengan fokus utama pada sepak bola, ia dikenal dengan analisisnya yang tajam seputar strategi tim, transfer pemain, dan prediksi pertandingan. Selain itu, ia juga aktif meliput perkembangan basket di Indonesia.