Manchester City keluar sebagai juara Piala Liga 1976 setelah menundukkan Newcastle United dengan skor tipis 2-1 dalam laga final yang dihelat di Stadion Wembley pada 28 Februari 1976. Pertandingan puncak edisi keenam belas ini diwarnai aksi heroik serta gol penentu kemenangan dicetak lewat tendangan salto akrobatik oleh penyerang Dennis Tueart.
Perjalanan Manchester City menuju partai puncak tidak diraih dengan mudah karena mereka harus melalui babak kedua yang melelahkan melawan Norwich City hingga dua kali pertandingan ulang. Pasukan asuhan Tony Book kemudian melaju usai menyingkirkan klub seperti Nottingham Forest dan rival sekota Manchester United sebelum menghentikan Middlesbrough di semifinal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, Newcastle United mencatatkan sejarah dengan menembus final Piala Liga untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di ajang tersebut. The Magpies mengawali langkah impresif lewat kemenangan telak atas Southport, menyingkirkan Bristol Rovers dan Queens Park Rangers, serta membalikkan keadaan atas Tottenham Hotspur di babak semifinal.
Laga final berjalan sengit sejak menit awal ketika Manchester City langsung unggul melalui gol pemain muda Peter Barnes memanfaatkan kemelut bola mati. Newcastle United sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-35 lewat sundulan Alan Gowling menyambut umpan silang Malcolm Macdonald sebelum turun minum.
Gol Salto Ikonik Dennis Tueart Pastikan Gelar Juara City
Memasuki babak kedua, Manchester City meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol pemecah kebuntuan di tengah ketatnya pertahanan lawan. Usaha tersebut membuahkan hasil manis ketika Willie Donachie mengirimkan umpan matang ke tiang jauh diteruskan sundulan Tommy Booth.
Dennis Tueart menyambut bola dengan membelakangi gawang lalu melakukan tendangan salto akrobatik meluncur mulus ke sudut bawah gawang kawalan penjaga gawang Mike Mahoney. Gol indah tersebut langsung disambut gemuruh suporter dan kemudian dinobatkan Tueart sebagai gol terbaik sepanjang karier profesionalnya.
Keunggulan 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan meskipun Joe Royle sempat mencetak gol tambahan dianulir wasit. Kapten Mike Doyle mengangkat trofi juara sementara manajer Tony Book menorehkan rekor bersejarah sebagai orang pertama menjuarai ajang ini sebagai pemain sekaligus manajer.