Pelatih Celtic Martin O'Neill meminta skuad asuhannya untuk tetap waspada dan tidak cepat puas meskipun berhasil meraih kemenangan penting dengan skor 3-0 atas LASK pada leg pertama babak play-off Liga Champions yang berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026.
"Saya pikir ada periode di mana kami bermain sangat fantastis. Ada juga periode di mana mereka bermain fantastis. Pertandingan tadi benar-benar seperti laga bola basket, terutama pada babak pertama. Kami sedikit dinaungi keberuntungan karena mereka memulai laga dengan lebih agresif," ujar O'Neill kepada Sky Sports usai pertandingan.
Dalam laga tersebut, gawang Celtic sempat dikejutkan oleh gol cepat LASK saat pertandingan baru berjalan 27 detik, namun dianulir wasit karena posisi offside. Tim tamu kembali mencetak gol yang lagi-lagi dianulir pada menit ke-34 akibat pelanggaran serupa, memberikan peringatan keras bagi lini pertahanan The Hoops.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeCeltic perlahan mampu memegang kendali permainan berkat gol pembuka dari Benjamin Nygren melalui tendangan voli kaki kiri terarah di tepi kotak penalti pada menit ke-14. Penyerang asal Swedia tersebut kini telah mencatatkan 4 gol dalam 4 pertandingan terakhirnya bersama klub.
Fokus Penuh Celtic Menuju Leg Kedua di Austria
Keunggulan tuan rumah semakin menjauh setelah penyerang asal Kolombia Camilo Duran mencetak dua gol tambahan masing-masing pada menit ke-42 dan menit ke-67 melalui tembakan voli spektakuler. Duran tampil sebagai bintang lapangan berkat kontribusi 2 gol krusialnya yang mengamankan margin kemenangan 3 gol tanpa balas bagi Celtic.
Kemenangan 3 gol tanpa balas ini memberikan modal berharga bagi Celtic sebelum melakoni pertandingan leg kedua di Austria pada Selasa, 25 Agustus 2026 mendatang. Duel penentuan tersebut mempertaruhkan tiket lolos ke fase grup Liga Champions dengan estimasi nilai finansial mencapai 40 juta poundsterling.
Skuad asuhan Martin O'Neill kini memiliki waktu persiapan selama 6 hari menjelang lawatan krusial ke kandang LASK karena tidak ada Jadwal pertandingan domestik pada akhir pekan ini. Jeda waktu tersebut dimanfaatkan sepenuhnya oleh jajaran pelatih untuk mematangkan strategi menghadapi tekanan suporter tuan rumah.
Sejumlah rekrutan anyar musim panas turut diturunkan dan memberikan dampak signifikan dalam permainan, termasuk Mika Baur yang tampil tenang mengatur lini tengah serta penyerang yang rajin membuka ruang bagi rekan setimnya.
Martin O'Neill menyadari bahwa keunggulan 3 gol belum sepenuhnya aman mengingat LASK terbukti mampu menciptakan ancaman berbahaya melalui skema serangan cepat pada pertemuan pertama di Glasgow.
Apabila Celtic mampu mencetak gol cepat pada awal pertandingan di Austria, satu kaki mereka dipastikan melangkah ke putaran utama Liga Champions musim ini. Sebaliknya, kebobolan gol cepat dari tuan rumah berpotensi mengubah jalannya laga menjadi sangat menegangkan bagi wakil Skotlandia tersebut.