Corinthians resmi mengamankan tiket perempat final Copa Libertadores setelah menuntaskan perlawanan Rosario Central dalam laga yang dramatis. Sebagaimana diwartakan oleh media UOL, tim berjuluk Timão ini berhasil menunjukkan mentalitas khas mereka meski harus bermain dengan sepuluh pemain akibat kartu merah.
Bencana sempat menghampiri Corinthians di tengah laga saat Raniele diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan. "Untuk apa melakukan itu, Raniele?" tulis analis Casagrande dalam kolomnya, menyoroti tindakan tidak perlu sang gelandang yang sempat membahayakan posisi tim.
Situasi mulai berubah saat Memphis Depay masuk menggantikan Pedro Raul. Kehadiran pemain asal Belanda tersebut membawa perubahan signifikan pada pola serangan Corinthians yang sebelumnya terlalu bergantung pada bola lambung. Permainan menjadi lebih cair dan terarah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePuncaknya, gol penentu lahir dari aksi Breno Bidon. Memanfaatkan eksekusi tendangan bebas yang presisi dari Memphis Depay, pemain muda jebolan akademi tersebut mampu mengantisipasi bola dengan baik dan membobol gawang lawan. Kemenangan ini pun disebut sebagai kemenangan khas gaya "Terrão" atau semangat pemain binaan akademi.
Setelah menyingkirkan Rosario Central, Corinthians kini harus bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat di babak perempat final. Mengutip laporan media, mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan klub asal Argentina lainnya, yakni Estudiantes de La Plata, dengan harapan kembalinya Yuri Alberto dan Memphis Depay dalam kondisi prima.