Penyerang asal Argentina Julian Alvarez mengakui kepada rekan setimnya di Atletico Madrid bahwa dirinya telah berbuat salah dalam cara menangani situasi dan rumor ketertarikan dari klub rival, Barcelona.
Berdasarkan laporan Cadena SER pada Kamis, 14 Agustus 2026, pemain berusia 26 tahun tersebut menyadari bahwa sikap dan cara mengekspresikan diri di tengah spekulasi transfer lalu tidak dilakukan dengan cara terbaik.
Meskipun demikian, pengakuan tersebut tidak otomatis mengubah niat masa depannya, namun ia kini berupaya meredakan ketegangan di ruang ganti di tengah semakin kecilnya peluang transfer permanen ke Camp Nou.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Dia telah berbicara kepada rekan setimnya dan mengatakan bahwa komitmennya terhadap seragam ini adalah total serta klub berada di atas segalanya," ujar laporan dari media Spanyol tersebut.
Komitmen Penuh di Atletico Madrid
Di tengah kebuntuan negosiasi bursa transfer, Julian Alvarez mulai menyadari bahwa kepindahan permanen ke Barcelona sangat kecil kemungkinannya untuk terwujud pada musim panas ini.
Percakapan terbuka dengan rekan-rekan setimnya itu sekaligus meredakan kekhawatiran akan adanya potensi tindakan pembangkangan andai Atletico Madrid menolak melepas sang penyerang bintang.
"Saya tidak berpikir bahwa hanya karena hal ini dia mendadak tidak ingin pergi lagi dari Atletico, namun situasi ini membuatnya semakin dekat dengan penerimaan realitas," ungkap jurnalis yang mengikuti perkembangan klub.
Dengan komitmen yang ditegaskan kembali kepada rekan setim, sang pemain kini fokus mempersiapkan diri menghadapi kelanjutan kompetisi La Liga bersama skuad asuhan Diego Simeone.