Perjalanan karier penyerang Instituto, Facundo Suarez, diwarnai oleh kisah perjuangan yang sangat mengharukan dan penuh keteguhan mental setelah berhasil melewati masa-masa paling sulit dalam hidupnya sebagai seorang atlet profesional.
Sebagaimana diwartakan oleh media TyC Sports, Suarez sempat berada di ambang keputusasaan dan berniat untuk gantung sepatu setelah harus menepi selama lebih dari satu setengah tahun akibat menderita dua kali cedera robek ligamen secara beruntun.
Titik balik emosional tersebut terbayar tuntas pada akhir pekan lalu ketika sang penyerang sukses mencetak gol kemenangan dramatis saat menghadapi Central Córdoba, yang sekaligus memastikan Instituto bertengger di puncak klasemen Zona A Torneo Clausura.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam keterangannya usai pertandingan, Suarez menceritakan betapa beratnya beban mental yang ia rasakan selama proses pemulihan yang panjang tersebut. "Vengo de dua cedera berturut-turut dan setelah cedera kedua, di kepala saya sempat berpikir tidak ingin melanjutkan lagi dan ingin meninggalkan sepak bola karena terjadi dua kali berturut-turut," ungkap Suarez mengenang masa sulitnya.
Ia juga menambahkan bahwa performa gemilang timnya saat ini bukanlah sebuah kebetulan semata, melainkan hasil dari kerja keras setiap hari di bawah arahan pelatih Diego Flores yang selalu menuntut konsistensi tinggi dari seluruh skuad.
Sejak bergabung dengan klub berjuluk La Gloria pada tahun 2024 dari klub Kolombia América de Cali, penyerang asal Chaco ini kini telah mengoleksi sembilan gol dari 47 penampilannya, meski sempat vakum panjang dari Februari 2025 hingga pertengahan 2026 akibat cedera kambuhan.