Tom Brady mengukir namanya sebagai salah satu ikon olahraga terhebat dalam sejarah National Football League setelah melalui perjalanan karier yang luar biasa panjang dan penuh prestasi gemilang. Mantan bintang lapangan hijau tersebut menghabiskan sebagian besar masa kejayaannya bersama New England Patriots sebelum menutup kariernya di Tampa Bay Buccaneers.
Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, peraih tujuh cincin Super Bowl ini awalnya tidak diunggulkan ketika pertama kali direkrut oleh Patriots pada putaran keenam draf tahun 2000. Namun, kerja keras serta mentalitas baja mengubah jalur hidupnya hingga menjelma sebagai salah satu pemain paling disegani di kancah American football.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelum fokus sepenuhnya ke dunia sepak bola Amerika, Brady sempat menunjukkan bakat luar biasa dalam cabang olahraga bisbol saat masih duduk di bangku sekolah menengah. Bahkan, tim Major League Baseball Montreal Expos sempat memilihnya dalam draf tahun 1995 dan memproyeksikannya sebagai salah satu penangkap terbaik masa depan.
Menurut analisis awak media, keputusan Brady untuk menolak tawaran berkarier di dunia bisbol demi memperkuat tim Universitas Michigan terbukti menjadi titik balik paling krusial dalam hidupnya. Di sana, ia harus berjuang dari posisi bawah sebelum akhirnya berhasil mengamankan posisi sebagai quarterback utama.
Karier profesional Brady ditandai dengan berbagai rekor prestisius termasuk kemenangan terbanyak di musim reguler, total yard lemparan terbanyak, serta torehan penghargaan Super Bowl MVP terbanyak. Konsistensi penampilan selama lebih dari dua dekade menjadikan standar pencapaiannya sangat sulit disamai oleh atlet generasi penerus.