Perpanjangan kontrak baru James Harden bersama Cleveland Cavs bernilai USD 97 juta untuk durasi tiga tahun menuai kritik keras dari kalangan pengamat bola basket profesional.
Berdasarkan analisis CBS Sports yang disampaikan oleh Sam Quinn, komitmen finansial jangka panjang tersebut dinilai berisiko tinggi bagi masa depan klub.
Bahkan, angka fantastis itu resmi mengantarkan sang guard veteran masuk ke dalam kelompok eksklusif pemain NBA dengan total pendapatan karier melewati angka USD 500 juta.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun tampil solid dengan torehan rata-rata 20.5 poin serta 7.7 assist pada musim reguler sebelumnya, performa sang pemain mengalami penurunan ketika memasuki fase playoff.
Kritikus menyoroti pembayaran gaji besar pada tahun ketiga kontrak ketika usianya menginjak 39 tahun sebagai keputusan manajemen yang kurang rasional.
Manajemen Cleveland Cavs tetap mempertahankan sang bintang demi menjaga daya saing tim setelah sebelumnya sukses mendatangkan Peyton Watson melalui skema pertukaran pemain.