Manchester United bersiap kembali tampil di panggung Liga Champions musim ini setelah mengamankan peringkat ketiga klasemen akhir Liga Inggris berkat kebangkitan impresif di bawah arahan pelatih Michael Carrick. Setan Merah mengemas 12 kemenangan dari 17 laga pamungkas musim lalu dan mengakhiri penantian dua tahun untuk kembali mencicipi kompetisi elite antarklub Eropa tersebut.
Berdasarkan hasil undian fase liga, Setan Merah dijadwalkan melakoni laga tandang menarik melawan klub Serie A yang tengah naik daun, Como. Pertandingan sejarah ini dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober mendatang dan menjadi pertemuan kompetitif perdana antara kedua kesebelasan di kancah internasional.
Namun, duel akbar tersebut sempat diwarnai teka-teki terkait venue pertandingan karena Stadion Giuseppe Sinigaglia milik Como awalnya belum memenuhi standar UEFA untuk menggelar Liga Champions. Mengutip laporan Daily Mail, manajemen Como bekerja keras selama tiga bulan terakhir merenovasi fasilitas stadion agar mendapat lampu hijau dari otoritas sepak bola Eropa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSejumlah perbaikan masif telah dirampungkan Como, mulai dari pembangunan tribun beton baru di belakang gawang, pemasangan rumput lapangan anyar, hingga perluasan dimensi lapangan seluas dua setengah meter. Klub asuhan Cesc Fabregas tersebut juga merenovasi ruang ganti pemain, area media, serta menambah 150 kapasitas area parkir baru demi mematuhi regulasi ketat UEFA.
Kehadiran Manchester United sebagai salah satu klub terbesar di dunia tentu menjadi magnet tersendiri bagi publik kota Como yang finis di posisi keempat Liga Italia musim lalu. Dari analisis media olahraga, laga tandang ini menuntut kewaspadaan tinggi dari skuad Setan Merah mengingat performa solid Como dalam mengimbangi dominasi klub-klub mapan Serie A.