Proses transfer Liam Delap dari Chelsea ke Nottingham Forest diprediksi bakal segera memanas dalam sisa waktu jendela transfer musim panas. Klub berjuluk The Tricky Trees tersebut membidik penyerang muda asal Inggris untuk memperkuat lini depan mereka menyusul kebutuhan mendesak di sektor penyerangan.
Berdasarkan laporan jurnalis talkSPORT Alex Crook, Martha Riley, dan Tom Hancock, Everton serta Newcastle United turut meminati jasa sang penyerang. Pihak Chelsea dikabarkan siap melepas pemain berusia 23 tahun itu dengan banderol harga mencapai 40 juta poundsterling setelah masa depannya di Stamford Bridge dinilai sudah tertutup.
Performa Liam Delap bersama Chelsea tergolong mengecewakan sejak kepindahannya dari Ipswich Town senilai 30 juta poundsterling musim panas lalu. Masalah kebugaran dan penurunan performa membuat jebolan akademi Manchester City itu gagal memenuhi ekspektasi tinggi publik Stamford Bridge.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelama berseragam The Blues, Liam Delap hanya mencatatkan 1.907 menit bermain dari 47 penampilan di semua kompetisi dengan torehan tiga gol serta lima assist. Ia kerap kalah saing dari penyerang utama lainnya sehingga manajemen klub London Barat terbuka terhadap tawaran yang masuk.
Kebutuhan Nottingham Forest terhadap amunisi lini depan semakin mendesak setelah Taiwo Awoniyi mendekati pintu kepindahan ke Coventry City. Selain itu, usia Chris Wood yang sudah memasuki kepala tiga membuat manajemen klub harus mencari alternatif sepadan untuk mendampingi Igor Jesus.
Sementara itu, Everton dan Newcastle United juga memantau ketat situasi sang penyerang di tengah kebutuhan mendesak memperkuat lini serang masing-masing. Everton membutuhkan tambahan amunisi baru di lini depan, sementara Newcastle United mencari solusi jangka panjang menyusul inkonsistensi performa penyerang mereka saat ini.
Kendati demikian, besaran nilai transfer 40 juta poundsterling yang diminta Chelsea menjadi tantangan tersendiri bagi klub-klub peminat. Keinginan sang pemain tetap berkarier di Premier League membuat opsi kepindahannya mengerucut ke beberapa klub domestik.